Mengecek oli mesin sering dianggap sekadar rutinitas ringan oleh pemilik sepeda motor. Padahal, dari komponen sederhana seperti dipstick, pengendara sebenarnya bisa membaca kesehatan mesin secara keseluruhan, termasuk kapan waktu yang tepat untuk mengganti oli agar tidak memicu kerusakan lebih serius. Menurut Wahyu Budhi, Training Analyst di PT Wahana Makmur Sejati, kebiasaan memeriksa oli seharusnya tidak hanya dilakukan saat servis berkala, tetapi juga secara mandiri oleh pengguna. “Pengecekan oli lewat dipstick itu penting karena bisa langsung terlihat kondisi pelumas, baik dari volume maupun warnanya. Kalau sudah sangat hitam atau pekat, itu tanda kualitasnya sudah menurun,” kata Wahyu kepada Kompas.com, Kamis (16/4/2026). Ia menjelaskan, oli yang sudah berubah warna menjadi gelap pekat menandakan bahwa pelumas telah bekerja keras menahan panas dan kotoran di dalam mesin. Seiring waktu, kemampuan oli untuk melumasi dan melindungi komponen pun akan menurun. Selain warna, volume oli juga perlu diperhatikan. Jika posisi oli berada di bawah batas minimum pada dipstick, artinya pelumasan tidak akan optimal dan berpotensi menimbulkan gesekan berlebih antar komponen mesin. Ilustrasi dipstick oli mesin sepeda motor Wahyu juga mengingatkan agar pengendara tidak hanya mengandalkan jarak tempuh sebagai patokan. Motor yang jarang dipakai pun tetap membutuhkan penggantian oli, karena kualitas pelumas bisa menurun akibat oksidasi dan kontaminasi. “Banyak yang mengira kalau motor jarang dipakai tidak perlu ganti oli. Padahal, oli tetap bisa rusak meski tidak digunakan, apalagi kalau sudah melewati jadwal servis,” ujarnya. Jika kondisi ini diabaikan, dampaknya bisa cukup serius. Mesin berisiko mengalami keausan lebih cepat, suhu kerja meningkat, hingga performa menurun secara bertahap tanpa disadari pengendara. Karena itu, memeriksa dipstick sebaiknya dijadikan kebiasaan sederhana sebelum berkendara. Dengan langkah kecil ini, pemilik motor bisa mencegah kerusakan lebih besar sekaligus menjaga usia pakai mesin tetap optimal. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang