Oli mesin sebaiknya diganti setelah mobil dipakai perjalanan jauh seperti mudik. Penggantian oli dapat menjaga komponen tetap terjaga. Saat perjalanan jauh, mesin cenderung bekerja berat dalam waktu lebih lama. Hal itu membuat kualitas oli lebih cepat menurun. Imun, pemilik bengkel Spesialis Ford Trucuk Klaten mengatakan, tanda-tanda oli mesin mobil sudah waktunya diganti penting dikenali agar mesin tetap awet dan tidak cepat aus. “Cara paling mudah mendeteksi oli sudah jelek adalah dari warnanya, warna oli berubah jadi hitam pekat, sementara oli yang masih layak pakai kuning kecokelatan,” ucap Imun kepada KOMPAS.com, Sabtu (28/3/2026). Jika oli sudah hitam pekat dan kotor, tandanya kualitasnya menurun dan perlu diganti. Terlebih lagi sudah muncul endapan atau lumpur halus. Selain dari warnanya, oli yang sudah minta diganti dapat dikenali dari suara mesin. Bila suara mesin jadi lebih berisik atau kasar dari biasanya, bisa jadi pelumasan tidak optimal karena oli sudah menurun kualitasnya. Perbandingan kualitas oli mesin di selembar tisu “Tak hanya suara, tarikan mesin juga terasa lebih berat, karena oli yang sudah jelek membuat gesekan meningkat, sehingga performa mesin terasa lebih berat dan kurang responsif,” ucap Imun. Pelumasan yang buruk membuat kerja mesin lebih berat, sehingga bahan bakar yang dibutuhkan jadi lebih banyak. Sehingga, tak terasa konsumsi BBM rata-rata meningkat. Lampu indikator oli di dasbor menyala menandakan tekanan oli bermasalah. Ini bisa karena oli kurang atau sudah terlalu kotor. Ganti oli mesin mobil “Jika saat dicek dengan dipstick volumenya berkurang drastis, bisa jadi oli menguap atau terbakar di mesin,” ucap Imun. Oli yang terlalu lama dipakai bisa menimbulkan bau gosong karena sudah tidak mampu menahan panas dengan baik. Selain itu, oli juga membantu mendinginkan mesin. Jika kualitasnya menurun, suhu mesin bisa lebih cepat naik. “Umumnya oli perlu diganti setiap 5.000–10.000 km, tergantung jenis oli dan kondisi pemakaian,” ucap Imun. Jika muncul satu atau beberapa tanda di atas, sebaiknya oli mesin segera diganti. Jangan menunggu terlalu lama karena bisa menyebabkan kerusakan mesin yang lebih serius. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang