JAKARTA, KOMPAS.com – Kebiasaan memanaskan mesin mobil setiap pagi masih banyak dilakukan pemilik kendaraan. Padahal, seiring perkembangan teknologi, praktik tersebut tidak lagi sepenuhnya relevan, terutama untuk mobil-mobil keluaran terbaru. Pemilik bengkel AD Oya, Widodo, menjelaskan bahwa mobil modern pada dasarnya tidak membutuhkan waktu pemanasan yang lama sebelum digunakan. Indikator suhu mesin justru bisa menjadi patokan utama. Temperatur transmisi pada Kia Seltos “Kalau mobil yang sudah pakai fitur baru, biasanya ada tulisan cool. Selama indikator itu sudah mati, artinya mobil sudah siap jalan,” ujar Widodo kepada Kompas.com, Selasa (6/1/2025). Menurut dia, mobil dengan panel instrumen analog atau masih menggunakan jarum penunjuk suhu juga tidak perlu dipanaskan terlalu lama. Bahkan, menunggu hingga kipas radiator menyala justru dinilai terlalu berlebihan. “Kalau yang masih pakai jarum, patokannya sebenarnya sampai kipas radiator nyala. Tapi itu juga terlalu lama. Yang penting indikator cool atau gambar airnya saja sampai mati,” kata Widodo. Widodo menambahkan, apabila pemilik kendaraan tetap ingin memanaskan mesin, durasinya pun tidak perlu lama. Waktu sekitar lima menit sudah lebih dari cukup untuk memastikan sirkulasi oli berjalan dengan baik. “Kalaupun mau dipanaskan sebenarnya lima menit itu sudah lebih dari cukup,” ujarnya. Meski demikian, Widodo menekankan bahwa memanaskan mesin tetap penting bagi mobil yang jarang digunakan. Kendaraan yang terlalu lama diam justru berpotensi menimbulkan masalah, bukan hanya pada mesin, tetapi juga pada bagian lain. “Kalau mobil jarang jalan, minimal seminggu sekali harus dipakai. Soalnya kalau kelamaan diam, tapak ban bisa rusak karena tekanannya tidak berubah posisi,” kata dia. Ia menyarankan agar mobil yang jarang digunakan tetap dijalankan meski hanya sebentar, agar seluruh komponen bekerja dan tidak mengalami kerusakan akibat terlalu lama tidak beroperasi. Kebiasaan memanaskan mesin mobil setiap pagi tidak lagi menjadi keharusan, terutama untuk mobil modern. Yang terpenting adalah memahami karakter kendaraan serta memastikan mobil tetap digunakan secara rutin agar kondisinya tetap prima. Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang