Kondisi jalanan saat hujan di pagi hari biasanya langsung macet. Bukan cuma terjadi di Jakarta, tapi juga berbagai daerah seperti Bogor, Depok, Bekasi, dan kawasan perkotaan lain. Seperti sudah menjadi kejadian yang umum, ketika hujan turun di pagi hari, jalanan sudah pasti macet. Tapi apa sebenarnya penyebab dari kondisi tersebut? Menurut Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi DKI Jakarta Syafrin Liputo, kondisi hujan di pagi hari bisa menyebabkan macet karena pengendara motor yang berteduh sembarangan. Ilustrasi jalanan banjir. Genangan ini terjadi di kawasan Jalan Raya Bogor dekat PGC, senin (12/1/2026). "Kemacetan disebabkan oleh banyaknya motor yang memilih berteduh dibawah Fly Over, Underpass atau di bawah jembatan penyeberangan orang. Akibatnya lajur lalu lintas menjadi berkurang dan pergerakan menerus menjadi terhambat," kata Syafrin kepada Kompas.com, belum lama ini. Bisa dikatakan penyebab kemacetan saat hujan di pagi hari adalah pengendara motor yang kurang paham tempat berhenti yang benar. Akibatnya, jalanan jadi mengecil dan lalu lintas tersendat. Agus Sani, Head of Safety Riding Promotion Wahana juga mengatakan hal yang serupa. Tapi bukan itu saja yang membuat kemacetan saat hujan sangat horor atau mengerikan. "Faktor utamanya bisa juga disebabkan kecepatan kendaraan menurun karena jalan licin. Jarak pandang juga terbatas, serta adanya genangan atau kendaraan mogok," kata Agus kepada Kompas.com, Senin (12/1/2026). Cuma untuk mengurangi kemacetan yang biasanya parah, pengendara motor diharapkan tidak meneduh di kolong jembatan atau underpass. Sehingga meski hujan, lalu lintas masih bisa jalan dengan normal. Selain itu, munculnya genangan air bahkan banjir saat hujan, membuat arus lalu lintas juga tersendat. Belum lagi bila banyak kendaraan bermotor yang mogok dan bisa membuat kemacetan makin bertambah parah. Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang