Pelek mobil merupakan salah satu komponen kaki-kaki yang rentan mengalami kerusakan, terutama saat melewati jalan berlubang atau menabrak trotoar. Kerusakan ini tidak hanya mengganggu estetika, tetapi juga dapat memengaruhi performa dan keselamatan berkendara. Bagi pemilik mobil yang mengalami masalah pelek rusak, opsi perbaikan seringkali menjadi pilihan ketimbang mengganti dengan yang baru, lantaran lebih terjangkau dari segi biaya. Menurut Taufik, pemilik bengkel spesialis Dinamis Jaya Pelek dan Ban yang berlokasi di kawasan Joglo, Jakarta Barat, biaya perbaikan pelek sangat bergantung pada tingkat keparahan kerusakan dan ukuran pelek itu sendiri. “Biaya perbaikan pelek itu tergantung ukuran dan kondisinya, seancur apa,” ujar Taufik saat ditemui Kompas.com, Senin (17/11/2025). pelek mobil Ia menjelaskan bahwa setiap proses perbaikan selalu diawali dengan pemeriksaan menyeluruh. Langkah ini sangat krusial untuk menentukan apakah pelek masih layak diperbaiki. “Sebelum kita benerin kan di cat dulu, kemudian kita putar dulu, apakah oleng atau tidak, karena kalau oleng bisa rusak lagi dan sia-sia,” kata dia. Berdasarkan pengalaman bengkelnya, Taufik mengungkapkan bahwa biaya perbaikan pelek mobil memiliki rentang yang cukup lebar, dipengaruhi oleh kondisi kerusakan. Untuk kerusakan ringan hingga standar, biaya perbaikan paling murah berada di kisaran Rp 2 juta untuk satu set pelek (empat pelek). Sedangkan jika pelek mengalami kerusakan yang parah dan membutuhkan penanganan lebih intensif, maka biayanya bisa melonjak signifikan. "Kalau kerusakannya parah bisa Rp 3 juta untuk satu pelek," kata Taufik. Sedangkan untuk waktu pengerjaan, biasanya membutuhkan waktu satu sampai dua minggu, tergantung dari kerusakan pelek. Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Ikuti terus update topik ini dan notifikasi penting di Aplikasi KOMPAS.com.