PT Honda Prospect Motor (HPM) mengonfirmasi bahwa mobil listrik atau electric vehicle (EV) yang terdaftar dalam Nilai Jual Kendaraan Bermotor (NJKB) DKI Jakarta merupakan model yang sudah lebih dulu diuji jalan di Indonesia. Pernyataan ini mempersempit spekulasi bahwa model tersebut adalah Honda Super One yang sebelumnya tertangkap kamera saat uji jalan jelang akhir tahun 2025 lalu. Namun, perseroan belum memastikan nama resmi kendaraan dimaksud. Demikian disampaikan Sales & Marketing and After Sales Director HPM Yusak Billy dalam gelaran Honda Media Award 2026 & Iftar Gathering di HPM Headquarter, Jakarta, Selasa (3/3/2026). ONE Prototipe di JMS 2025 “Kita punya rencana konkret untuk mobil itu di sini. Saya belum bisa nyebut nama. Kita belum bisa bicara tentang namanya, belum disclose,” ujar Billy. “Tapi yang terdaftar di Samsat (NJKB) itu memang mobil yang sama dengan mobil yang sudah diuji coba di Indonesia beberapa waktu lalu,” katanya. Menurut Billy, pencantuman model di NJKB merupakan tahapan administratif sebelum sebuah kendaraan dipasarkan secara resmi. “Munculnya NJKB itu memang bagian dari proses administratif yang menunjukkan rencana konkret untuk sebuah model. Meskipun begitu, pendaftaran NJKB belum bisa dikaitkan dengan konfirmasi produksi ataupun waktu peluncuran,” ujarnya. Sebagai informasi, dalam dokumen NJKB 2026 tercantum kode JG6 A EV ZZE dengan nilai jual Rp 257 juta. Kode 'EV' menunjukkan kendaraan berbasis baterai, namun angka tersebut bukan harga jual resmi ke konsumen. Di sisi lain, Honda juga telah memastikan penambahan lini elektrifikasi untuk pasar Indonesia pada ini. “Kita akan menambah 2 model hybrid dan menambah 1 model battery electric vehicle (BEV) di 2026,” ucap Billy. Honda Siap Luncurkan 3 Mobil Elektrifikasi Baru di Indonesia Tahun Ini Pernyataan tersebut menjadi petunjuk bahwa unit yang telah diuji dan kini masuk NJKB kemungkinan berkaitan dengan rencana peluncuran BEV dalam waktu dekat. Sebelumnya, mobil listrik Honda berbalut kamuflase sempat tertangkap kamera saat menjalani uji jalan di Indonesia dan viral di media sosial. Dari siluet dan dimensinya, unit tersebut diduga sebagai Honda Super One yang pernah diperkenalkan dalam bentuk prototipe di ajang Japan Mobility Show 2025. Menanggapi beredarnya spyshoot itu, Presiden Direktur HPM Shugo Watanabe menegaskan bahwa pengujian di Indonesia bukan dilakukan tanpa arah. “Kalau kita tidak ada rencana konkret tentunya kita tidak akan melakukan testing di Indonesia,” kata Watanabe. Interior Prototipe Mobil Listrik Kompak Honda Super-ONE Ia menjelaskan, pengujian dimaksud merupakan bagian dari rangkaian tes global untuk melihat kesesuaian penggunaan kendaraan di berbagai negara sebelum diputuskan rencana pemasarannya. Untuk saat ini, yang dapat dipastikan adalah kendaraan listrik dalam daftar NJKB tersebut telah melalui uji jalan lokal dan menjadi bagian dari rencana elektrifikasi Honda. Kepastian nama dan waktu peluncuran masih menunggu pengumuman resmi perusahaan. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang