Honda Prologue Mobil listrik modern dikenal dengan teknologi digital yang semakin canggih, mulai dari panel instrumen digital hingga layar infotainment besar di dasbor. Namun teknologi tersebut juga tidak luput dari potensi masalah. baru ini, dua model mobil listrik hasil pengembangan bersama antara Honda dan General Motors dilaporkan terkena recall di Amerika Serikat. Kendaraan yang terdampak adalah Honda Prologue dan Acura ZDX. ADVERTISEMENT GULIR UNTUK LANJUT BACA Penarikan kembali ini dilakukan setelah ditemukan potensi gangguan perangkat lunak yang dapat mempengaruhi sistem layar pada kendaraan.Menurut pemberitahuan dari National Highway Traffic Safety Administration (NHTSA), dilihat VIVA Otomotif Minggu 8 Maret 2026, panel instrumen digital dan layar infotainment pada mobil tersebut berpotensi mati secara tiba-tiba saat kendaraan sedang digunakan.Masalah tersebut berasal dari bug perangkat lunak yang berada di modul kontrol radio atau Radio Control Module (RCM). Honda menyebut ada enam potensi cacat software yang bisa memicu kesalahan pemrosesan di dalam modul tersebut.Jika kesalahan itu terjadi, RCM bisa gagal mengirimkan data penting ke layar kendaraan. Dampaknya, panel instrumen dapat menjadi kosong sehingga pengemudi tidak dapat melihat informasi penting seperti kecepatan kendaraan maupun indikator peringatan. Interior Honda Prologue Tidak hanya itu, gangguan pada layar infotainment juga berpotensi membuat tampilan kamera belakang tidak muncul saat mobil dimasukkan ke posisi mundur. Kondisi ini tentu bisa meningkatkan risiko keselamatan karena pengemudi kehilangan salah satu fitur penting saat parkir atau bermanuver.Secara total, recall ini mencakup 65.135 unit kendaraan. Jumlah tersebut terdiri dari 19.573 unit Acura ZDX model tahun 2024 yang diproduksi antara 19 Desember 2023 hingga 22 Januari 2025. Acura ZDXSelain itu, ada 45.562 unit Honda Prologue model tahun 2024 yang diproduksi mulai 10 Oktober 2023 hingga 21 Desember 2024. ADVERTISEMENT GULIR UNTUK LANJUT BACA Meski demikian, Honda memperkirakan hanya sekitar 1 persen kendaraan yang benar-benar berpotensi mengalami masalah tersebut. Hingga saat ini perusahaan juga menyatakan belum menerima laporan terkait kecelakaan, korban luka, maupun korban jiwa akibat gangguan tersebut.Namun demikian, tercatat sudah ada 148 klaim garansi yang berkaitan dengan masalah ini. Sebagai langkah penanganan, dealer akan melakukan pembaruan perangkat lunak pada Radio Control Module untuk mencegah kesalahan pemrosesan.