Pasar skutik premium kelas 250 cc di Indonesia menyajikan kompetisi yang sangat menarik pasca-peluncuran Vespa GTS Super Tech 250 oleh PT Piaggio Indonesia. Skutik bongsor berdarah Italia ini menantang langsung model dari Astra Honda Motor (AHM), yaitu Honda Forza 250. Menariknya, kedua motor kasta sultan ini bermain di ceruk harga yang hampir sama persis. Vespa GTS Super Tech 250 dibanderol dengan harga Rp 97.000.000, sedangkan Honda Forza 250 dipasarkan sedikit di atasnya, yakni Rp 97.950.000 (OTR Jakarta). AHM luncurkan Honda Forza terbaru pada Juli 2025 Dengan selisih harga hanya Rp 950.000, saya akan membedah, membandingkan secara lengkap dari segi dimensi, performa mesin, hingga kelimpahan fitur premium. Dimensi dan Akomodasi Rancang bangun kedua motor ini menyajikan impresi berkendara yang sangat berbeda saat digunakan di jalan raya: Vespa GTS Super Tech 250 tetap setia mempertahankan sasis monokok berbahan baja (steel sheet) yang kokoh. Dengan panjang bodi 1.980 mm dan lebar kemudi 795 mm, motor ini memiliki postur yang ringkas dengan tinggi tempat duduk 790 mm. Dimensinya yang padat ini membuat GTS Super Tech sangat lincah dan gesit untuk diajak bermanuver membelah kemacetan lalu lintas perkotaan. Vespa GTS Super Tech 250 Sementara itu, Honda Forza 250 mengandalkan rangka Underbone Steel dengan dimensi yang jauh lebih bongsor. Forza memiliki panjang mencapai 2.145 mm, lebar 750 mm, dan tinggi 1.360 mm. Didukung jarak sumbu roda yang panjang, yakni 1.510 mm, serta tinggi tempat duduk 780 mm, skutik seberat 186 kg ini menawarkan stabilitas berkendara yang luar biasa tenang saat dipacu di kecepatan tinggi di jalur luar kota. Untuk urusan utilitas barang bawaan, Honda Forza 250 mendominasi secara mutlak berkat kehadiran bagasi di bawah jok yang sangat luas yang sanggup menyimpan dua helm sekaligus dan sudah dilengkapi lampu LED baru. Di Honda Forza 2025 sisi lain, bagasi Vespa GTS Super Tech cenderung lebih terbatas karena keterbatasan ruang bodi monokok bajanya yang juga berbagi ruang dengan penempatan mesin. Performa Mesin: Karakter Responsif HPE Melawan Napas Panjang eSP+ Di sektor dapur pacu, kedua skutik premium ini mengusung kapasitas silinder yang setara namun dengan filosofi karakter mesin yang bertolak belakang. Vespa GTS Super Tech 250 menggendong mesin High Performance Engine (HPE) satu silinder berkapasitas murni 249 cc, 4-langkah, dengan pendingin cairan. Mesin ini mengusung konfigurasi overbore dengan diameter piston 75 mm dan langkah 56,4 mm. Vespa GTS Super Tech 250 Konfigurasi ini menghasilkan tenaga maksimal sebesar 16,5 kW (22,1 TK) pada 7.750 rpm dan torsi puncak 22,1 Nm pada 6.000 rpm. Mesin HPE ini menyajikan karakter tarikan awal yang sangat responsif, memberikan akselerasi instan yang sangat menyenangkan untuk kondisi jalanan perkotaan yang sering melakukan stop-and-go. Kapasitas tangki bensin motor ini berada di angka 8,5 liter. Sementara Honda Forza 250 dipersenjatai oleh mesin berteknologi eSP+ SOHC 4-katup satu silinder dengan pendingin cairan yang memiliki kapasitas bersih 249 cc. Berbeda dengan Vespa, Honda memilih konfigurasi mesin overstroke dengan diameter piston 67 mm dan langkah piston 70,7 mm. Jantung mekanis ini mampu memuntahkan tenaga sedikit lebih besar, yakni 17 kW (22,7 TK) pada 7.750 rpm dan torsi puncak yang melimpah mencapai 24 Nm pada 6.250 rpm. Karakter mesin eSP+ ini menyajikan penyaluran tenaga yang sangat halus dengan napas mesin yang sangat panjang di putaran menengah hingga atas, menjadikannya sangat andal untuk melibas rute jarak jauh. Keandalan ini didukung pula oleh kapasitas tangki bahan bakar yang sangat masif, mencapai 11,7 liter. Honda Forza 2025 Perang Fitur: Vespa MIA Melawan Electric Windscreen Pada rentang harga mendekati Rp 100 juta, aspek keselamatan aktif menjadi standar wajib. Baik GTS Super Tech maupun Forza sudah dibekali dengan sistem pengereman ABS Dual-Channel serta fitur kontrol traksi elektronik untuk mencegah ban belakang selip di jalanan basah. Namun, untuk fitur penunjang kenyamanan, masing-masing pabrikan menawarkan keunggulan teknologi yang unik. Kelebihan utama Vespa GTS Super Tech 250 terletak pada kemudahan konektivitas ponsel pintarnya. Layar panel instrumen digital TFT berukuran 5 incinya sudah dibekali teknologi Vespa MIA sebagai standar bawaan pabrik. Melalui fitur ini, pengendara dapat menghubungkan smartphone ke motor untuk menampilkan sistem navigasi turn-by-turn langsung di layar dasbor, mengontrol panggilan telepon, hingga mengatur pemutaran musik. Selain itu, Vespa juga memiliki fitur praktis Follow Me yang menjaga lampu utama tetap menyala beberapa saat setelah mesin mati untuk menerangi jalan pengendara di tempat gelap. Sementara itu, Honda Forza 250 menawarkan kemewahan berkendara tingkat tinggi melalui fitur Electrically Adjustable Windscreen. Kaca depan (windshield) ini dapat dinaik-turunkan secara elektrik hanya dengan menekan tombol pada komponen New Multi-Function Switch di setang sebelah kiri untuk menyesuaikan hempasan angin secara instan saat berkendara. Di samping itu, Forza juga sudah mengadopsi slot USB Type-C Charger modern di dalam laci depan, sistem penguncian Smart Key System, serta fitur keselamatan aktif Emergency Stop Signal (ESS) yang otomatis mengedipkan lampu sein dengan cepat saat pengendara melakukan pengeremen mendadak. Kesimpulan Adu gengsi skutik premium di angka Rp 97 jutaan ini mengembalikan keputusan sepenuhnya pada kebutuhan dan gaya berkendara Anda: Pilih Vespa GTS Super Tech 250 jika mencari nilai sejarah estetika klasik yang abadi, bodi besi monokok yang kokoh, kelincahan harian yang andal di dalam kota, serta integrasi teknologi konektivitas navigasi Vespa MIA yang canggih di dasbor. Pilih Honda Forza 250 jika memprioritaskan kenyamanan berkendara jarak jauh, membutuhkan akomodasi bagasi ekstra besar untuk menyimpan dua helm, serta menyukai kepraktisan fitur modern yang mewah seperti windshield elektrik otomatis. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang