PT Honda Prospect Motor (HPM) dipastikan akan meluncurkan mobil listrik mungil Honda Super One pada ajang GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026. Kehadiran model ini sekaligus menjadi penantang baru di segmen city car listrik yang kini mulai ramai di Indonesia. Meski harga resminya baru akan diumumkan saat peluncuran resmi, sejumlah informasi mengenai spesifikasi hingga perkiraan banderolnya sudah mulai terungkap. Pakai Motor Listrik 93 Hp Berdasarkan spesifikasi yang pernah dipamerkan di Singapore Motor Show dan Japan Mobility Show, Honda Super One dibekali motor listrik bertenaga 93 Hp atau sekitar 70 kW dengan torsi maksimum 162 Nm. Tenaga tersebut disalurkan ke roda depan. Platform yang digunakan disebut masih memiliki basis serupa dengan Honda N-ONE e: yang dipasarkan di Jepang. Namun dimensinya dibuat lebih besar sehingga tidak lagi masuk kategori kei car. Honda memang belum mengungkap kapasitas baterai secara resmi. Meski begitu, kemampuan pengisian cepat DC dari 20 persen hingga 80 persen dalam waktu sekitar 30 menit membuat kapasitas baterainya diperkirakan berada di kisaran 29,6 kWh. PT Honda Prospect Motor (HPM) akan memperkenalkan mobil listrik berbasis baterai (battery electric vehicle/BEV) terbaru, Honda Super One, pada ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026. Tampil Lebih Sporty dan Premium Desain Berbeda dari Mobil Listrik Honda Lainnya Dari sisi eksterior, Honda Super One mengusung karakter yang lebih sporty dibanding mobil listrik mungil Honda lainnya. Hal itu terlihat dari penggunaan fender yang lebih mengembung, ban berprofil lebar, serta postur bodi yang lebih rendah. Masuk ke kabin, desain interior tetap mengusung konsep minimalis khas kendaraan listrik modern. Namun, Honda dikabarkan memberikan nuansa yang lebih premium melalui penggunaan jok dengan penopang tubuh yang lebih baik serta material kulit parsial. Dibekali Honda Sensing Fitur yang ditawarkan juga cukup lengkap. Honda Super One dibekali layar sentuh Display Audio 9 inci, sistem audio Bose delapan speaker, serta paket fitur keselamatan aktif Honda Sensing. Bocoran Harga Mulai Rp 320 Juta Selain spesifikasi, harga Honda Super One juga menjadi perhatian. Hingga saat ini HPM belum mengumumkan banderol resminya. Namun, petunjuk mengenai harga sudah muncul melalui data Nilai Jual Kendaraan Bermotor (NJKB) yang tercantum dalam dokumen Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) DKI Jakarta. Dalam data tersebut tercantum model Honda berkode JG6 A EV ZZE dengan nilai jual sebesar Rp 257 juta. Kode "EV" mengindikasikan kendaraan tersebut merupakan mobil listrik dan diduga kuat merujuk pada Honda Super One. PT Honda Prospect Motor (HPM) akan memperkenalkan mobil listrik berbasis baterai (battery electric vehicle/BEV) terbaru, Honda Super One, pada ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026. Perlu diketahui, nilai NJKB bukan harga jual ke konsumen. Angka tersebut hanya menjadi nilai dasar kendaraan untuk keperluan administrasi perpajakan. Sementara itu, bocoran harga justru datang dari tenaga penjual Honda. Menurutnya, Honda Super One akan diluncurkan di GIIAS 2026 dengan jumlah unit yang terbatas. "Super One akan launching di GIIAS 2026, limited hanya 100 unit saja di tahun ini. Kalau mau booking sekarang nanti dapatnya di September. Estimasi harga di Rp 320 juta," kata tenaga penjual Honda di Jakarta kepada Kompas.com belum lama ini. Hanya 100 Unit pada Tahun Pertama Apabila informasi tersebut benar, Honda tampaknya akan menerapkan strategi penjualan terbatas pada tahap awal pemasaran Super One di Indonesia. Jumlah 100 unit terbilang cukup sedikit untuk ukuran produk baru, terlebih pasar mobil listrik di Indonesia kini semakin ramai dengan kehadiran berbagai model dari pabrikan Jepang, China, hingga Korea Selatan. Meski demikian, strategi kuota terbatas bukan hal baru di industri otomotif. Selain menjaga eksklusivitas produk, langkah tersebut juga bisa menjadi cara bagi pabrikan untuk mengukur respons pasar sebelum meningkatkan volume distribusi.