Bukan cuma deretan mobil baru yang mencuri perhatian di ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026. Di booth Honda, ada satu mobil klasik yang sukses membuat pengunjung berhenti sejenak untuk melihat lebih dekat, yakni Honda City Turbo. Kompas.com berkesempatan melihat langsung hatchback legendaris yang populer pada era 1980-an tersebut. Meski usianya sudah lebih dari 40 tahun, tampilannya masih terawat dan tetap menarik perhatian. Honda City Turbo hadir dengan dimensi yang kompak, khas mobil perkotaan Jepang pada masanya. Namun, desainnya punya karakter kuat berkat bodi mengotak yang membuat mobil ini mendapat julukan "Bulldog". Tampil Sporty dengan Ciri Khas City Turbo Dari bagian depan, Honda City Turbo langsung mudah dikenali lewat lampu utama berbentuk bulat yang dipadukan dengan bumper berukuran besar. Kap mesinnya juga dibuat lebih menonjol dengan hood bulge yang menjadi salah satu ciri khas varian Turbo. Sementara di bagian samping, unit yang dipamerkan mendapat sentuhan modifikasi berupa penggunaan pelek aluminium rod wheels Courrèges serta tambahan roof rack di bagian atap. Masuk ke bagian belakang, ukuran bagasinya memang tidak terlalu besar. Namun justru di situlah salah satu keunikan Honda City Turbo berada. Honda City Turbo lawas Bagasi Berisi Honda Motocompo Saat pintu bagasi dibuka, terlihat sebuah Honda Motocompo berwarna kuning tersimpan rapi di dalamnya. Motor lipat mungil tersebut memang dirancang agar bisa masuk ke bagasi Honda City. Pada awal 1980-an, Honda bahkan menjual keduanya dalam satu paket di Jepang. Mengutip Honda Indonesia, Motocompo dibekali mesin 50 cc yang mampu menghasilkan tenaga 2,5 Tk. Ukurannya juga sangat ringkas, dengan panjang hampir satu meter dan bobot sekitar 45 kilogram. Konsepnya sederhana. Ketika pengemudi menghadapi kemacetan atau ingin melanjutkan perjalanan di kawasan yang sulit dijangkau mobil, kendaraan bisa diparkir terlebih dahulu, lalu perjalanan diteruskan menggunakan Motocompo. Honda City Turbo lawas Mesin Turbo Jadi Pembeda Sesuai namanya, Honda City Turbo menawarkan performa yang berbeda dibanding City standar. Mobil ini menggunakan mesin 1.231 cc yang sudah dibekali turbocharger, sehingga mampu menghasilkan tenaga sekitar 110 PS dan torsi 147 Nm. Angka tersebut terbilang besar untuk sebuah hatchback kompak pada era 1980-an. Kombinasi bodi yang ringan dan mesin turbo membuat Honda City Turbo dikenal sebagai salah satu mobil kecil yang menyenangkan untuk dikendarai pada masanya. Meski produksi Honda Motocompo dihentikan pada 1983, nama Honda City terus dipertahankan Honda dan berkembang menjadi sedan yang kini telah memasuki generasi kelima. Hadirnya Honda City Turbo di GIIAS 2026 pun menjadi pengingat bahwa jauh sebelum era elektrifikasi seperti sekarang, Honda sudah memiliki berbagai inovasi unik yang menjadi bagian dari sejarah perkembangan industri otomotif.