Langkah PT Honda Prospect Motor (HPM) menghentikan produksi Honda City Hatchback menandai berakhirnya satu bab penting di segmen hatchback kompak Tanah Air. City Hatchback pertama kali diperkenalkan secara global di Thailand pada November 2019 sebagai bagian dari 'The City Series'. Model ini hadir dengan pendekatan berbeda dibanding pendahulunya, mengusung mesin 1.000 cc 3-silinder DOHC VTEC Turbo yang menghasilkan tenaga 122 PS dan torsi 173 Nm, serta telah memenuhi standar emisi Euro 5. Kehadirannya kemudian diposisikan sebagai penerus tidak langsung Honda Jazz yang lebih dulu populer di Indonesia. Honda City Hatchback RS Sebelum peluncuran resmi di dalam negeri, manajemen Honda sempat memberi sinyal perubahan arah dengan tetap menonjolkan DNA sporty yang selama ini melekat pada model hatchback mereka. Debutnya di Indonesia pada penghujung 2020 langsung mencatatkan hasil impresif. Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), sepanjang 2021 (mulai distribusi), jumlah wholesales City Hatchback mencapai 9.642 unit dengan produksi 8.960 unit. Selepas itu, performanya mulai terkoreksi. Sepanjang 2022, penjualan turun menjadi 6.197 unit meski Honda menghadirkan varian RS-HS sebagai penyegaran. Adapun produksi pada tahun yang sama tercatat 6.041 unit. Tren penurunan berlanjut pada 2023, dengan wholesales yang menyusut ke 2.881 unit dan produksi 2.779 unit. Kondisinya kian tertekan pada 2024 ketika distribusi ke diler merosot drastis menjadi 394 unit, sementara produksi hanya 360 unit. Situasi tersebut berlangsung di tengah berbagai dinamika, mulai dari pemulihan pasar pasca-pandemi, momentum tahun politik, hingga meningkatnya kompetisi akibat perang harga mobil listrik pada awal 2024. Pada saat yang sama, preferensi konsumen semakin bergeser ke segmen sport utility vehicle (SUV), sehingga ruang pasar hatchback semakin menyempit. Kabin New Honda City Hatchback RS 2025 “City Hatchback itu kita sudah stop produksinya, tapi penjualan masih ada karena demand-nya memang hatchback sekarang kurang. Tapi kalau teman-teman mau cari masih ada di diler,” ujar Sales & Marketing and After Sales Director HPM Yusak Billy di Jakarta, Selasa (3/3/2026). Pada 2025, performanya tidak lagi menunjukkan pemulihan signifikan. Tercatat total wholesales sepanjang tahun tersebut sebanyak 456 unit, sementara total produksi 400 unit. Unit terakhir diproduksi pada Maret 2025 sebanyak 120 unit, dan distribusi terakhir ke diler tercatat pada Juli 2025 sebanyak 66 unit. Kini, tanpa adanya Nomor Identifikasi Kendaraan (NIK) untuk 2026 dan produksi yang telah dihentikan, City Hatchback resmi menepi dari jalur perakitan. Meski demikian, Honda masih membuka kemungkinan evaluasi jika pasar kembali memberi ruang bagi segmen hatchback. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang