Belakangan ini media sosial diramaikan oleh keluhan konsumen mengenai unit motor matik terbaru, Honda Vario Evo 160, yang mengalami kerusakan sesaat setelah dikirim dari diler ke rumah. Sebagai skutik yang baru saja resmi meluncur di pasar Indonesia, kabar miring ini tentu langsung mendapat perhatian serius. Menanggapi isu tersebut, petinggi PT Astra Honda Motor (AHM) akhirnya angkat bicara. Executive Vice President PT AHM Thomas Wijaya, menegaskan bahwa seluruh lini produk sepeda motor Honda diproduksi dengan standar kontrol kualitas yang sangat ketat. Honda Vario Evo 160 meluncur di Jakarta-Tangerang Silakan Lapor ke Bengkel AHASS Thomas mengimbau kepada konsumen yang merasa menemukan kendala atau kejanggalan pada unit baru Vario Evo 160 untuk tidak ragu melaporkannya ke jaringan bengkel resmi Honda (AHASS). "Kualitas kita kan sudah pasti kualitas global. Ini kalau memang ada masukan ataupun ada yang dibutuhkan konsumen, silakan datang ke jaringan kami, ke AHASS," ujar Thomas saat ditemui di Jakarta, Kamis (16/7/2026). Langkah ini diharapkan dapat mempermudah deteksi awal di lapangan, sehingga pihak mekanik resmi bisa langsung memeriksa dan menangani keluhan fisik maupun teknis secara tepat. AHM Siapkan Tim Investigasi Khusus Tidak sekadar menunggu bola di bengkel resmi, pihak pabrikan juga memastikan adanya penelusuran lebih mendalam jika ditemukan kasus luar biasa di lapangan. Thomas menyatakan bahwa AHM memiliki tim investigasi khusus untuk meninjau secara langsung setiap temuan kendala pada unit konsumen. "Oh, tentu ada (tim investigasi). Kita sudah memproduksi dengan kualitas baik, sudah lulus dengan berbagai macam uji tes. Tentu kita akan lihat kondisinya seperti apa," ucap Thomas. Komitmen investigasi ini ditujukan guna memastikan apakah kerusakan yang terjadi pada skutik baru tersebut disebabkan oleh faktor produksi ataukah adanya kendala lain selama proses pengiriman dari diler menuju rumah konsumen.