PT Honda Prospect Motor (HPM) menjelaskan alasan di balik keputusan menghadirkan Honda Super One sebagai mobil impor utuh atau completely built up (CBU) dari Jepang. Presiden Direktur PT Honda Prospect Motor Masanao Kataoka mengatakan, peluncuran Super One menjadi langkah awal Honda dalam memperkenalkan kendaraan listrik berbasis baterai kepada konsumen di Indonesia. Fokus Perkenalkan Mobil Listrik Pertama Menurut Kataoka, saat ini Honda ingin lebih dulu menghadirkan pengalaman memiliki mobil listrik Honda bagi konsumen di Tanah Air. Karena itu, Super One dipilih untuk dipasarkan terlebih dahulu dalam bentuk CBU. "Tentu saja, ini adalah pertama kalinya kami memperkenalkan kendaraan listrik kami dari Honda kepada para pelanggan kami di Indonesia. Dan tentu saja, jika kami memiliki kesempatan untuk memperkenalkan beberapa model CKD di Indonesia, tentu saja, kami akan mempertimbangkannya untuk masa depan," kata Kataoka di ICE BSD City, Tangerang, Rabu (5/8/2026). Honda Super One "Namun, sekarang, banyak dari pelanggan yang menantikan untuk mendapatkan beberapa kendaraan listrik dari Honda. Tentu saja, kami akan mencoba untuk mempertimbangkan model-model masa depan tersebut," lanjutnya. Peluang Dirakit Lokal Masih Terbuka Pernyataan tersebut menunjukkan Honda belum menutup peluang untuk memproduksi kendaraan listrik secara completely knocked down (CKD) di Indonesia. Meski belum memberikan kepastian mengenai model maupun waktu pelaksanaannya, Kataoka menegaskan opsi perakitan lokal akan dipertimbangkan untuk model-model Honda di masa mendatang. Saat ini, Honda Super One masih dipasarkan sebagai mobil impor dari Jepang. Untuk tahap awal, Honda memperoleh alokasi sebanyak 100 unit bagi pasar Indonesia pada 2026. Mobil listrik tersebut dijual dengan harga mulai Rp 438 juta on the road (OTR) Jakarta dan sudah dapat dipesan melalui dealer Honda yang ditunjuk di berbagai wilayah Indonesia. Dengan semakin berkembangnya pasar kendaraan listrik nasional, peluang Honda untuk menghadirkan model rakitan lokal pun masih terbuka. Namun, untuk saat ini perusahaan memilih fokus memperkenalkan lini kendaraan listriknya terlebih dahulu kepada konsumen Indonesia.