Melihat kondisi saat ini di mana harga bahan bakar minyak (BBM) kerap naik, menggunakan mobil yang efisien menjadi nilai tambah. Pengeluaran untuk operasional harian jadi lebih terukur dan tidak membebani kantong. Fitroh, pemilik Honda Mobilio lansiran 2017, membeberkan pengalaman kepemilikan LMPV tersebut selama menempuh jarak lebih dari 80.000 km. Menurutnya, konsumsi BBM yang hemat menjadi salah satu keunggulan utama mobil ini. Honda Mobilio 2017 milik Fitroh Karakter Berkendara dan Konsumsi BBM Dari sisi kenyamanan berkendara, Mobilio menawarkan posisi duduk yang ergonomis serta respons pedal gas dan rem yang presisi. Karakter khas pabrikan berlambang 'H' ini membuat perjalanan jarak jauh tetap nyaman tanpa membuat pengemudi cepat lelah. Honda Mobilio 2017 milik Fitroh "Mobil nyaman dikendarai, dari posisi berkendara sampai feel pedal gas dan rem yang nurut. Dipakai perjalanan jauh seperti ke Semarang atau bolak-balik Bandung tidak terasa pegal," kata Fitroh kepada Kompas.com, belum lama ini. Kapasitas kabin juga tergolong akomodatif untuk membawa hingga enam penumpang. Saat digunakan ke luar kota dengan konfigurasi tiga penumpang beserta muatan barang di baris ketiga yang dilipat, performanya masih terasa mumpuni. Sektor efisiensi bahan bakar menjadi nilai jual utama. Saat melintasi Tol Trans-Jawa menuju Semarang dengan kecepatan rata-rata 100 km/jam menggunakan BBM jenis Pertalite, layar panel instrumen mencatatkan angka 17,4 km/liter. "Kalau dalam kota dengan kondisi macet (padat dan parah) 9-10 km/liter, kalau lancar atau macet tipis-tipis 12 km/liter. Kondisi busi juga berpengaruh ke konsumsi BBM dari pengalaman saya," kata Fitroh. Kekurangan Sektor Kaki-Kaki Di sisi lain, Fitroh mengungkapkan ada beberapa kelemahan pada Low MPV ini yang perlu diantisipasi calon pengguna. "AC kurang dingin (dibanding dengan brand lain). Kaki-kaki atau suspensi mudah rusak," kata Fitroh. Selain itu, komponen kaki-kaki dan suspensi tergolong butuh perhatian ekstra. Karet support shockbreaker depan, bushing, dan karet-karet penyangga menjadi komponen yang cukup sering mengalami keausan seiring usia pemakaian. Meski demikian, secara keseluruhan Fitroh menilai performa mobil tetap bisa diandalkan selama pemilik rajin melakukan servis rutin. "Selebihnya menurut saya selama kendaraan dirawat periodik atau dengan masa waktu yang ditentukan berdasarkan pemakaian, sepertinya kendaraan akan selalu dalam kondisi prima dan nyaman digunakan untuk berbagai kebutuhan," ujar Fitroh. Secara keseluruhan, Honda Mobilio 2017 masih menjadi opsi menarik di pasar mobil bekas bagi konsumen yang mengincar efisiensi bahan bakar dan kepraktisan kabin. Selama pemilik disiplin melakukan perawatan berkala serta bersiap memberikan perhatian lebih pada sektor kaki-kaki dan sistem AC, MPV ini masih sangat layak diandalkan untuk mobilitas harian keluarga.