Honda Gold Wing 1800 menjadi salah satu motor touring premium yang dipasarkan PT Astra Honda Motor (AHM). Mengusung mesin enam silinder berkapasitas 1.833 cc, motor ini membutuhkan bahan bakar dengan spesifikasi yang sesuai agar performa dan keawetan mesin tetap terjaga. Meski begitu, Honda telah membekali Gold Wing dengan teknologi yang dapat meminimalkan risiko saat menggunakan bahan bakar beroktan lebih rendah dari rekomendasi pabrikan. Minimal RON 91 Dengan kapasitas mesin yang besar, banyak yang mengira bahwa motor ini harus mengonsumsi BBM dengan nilai oktan yang tinggi juga, seperti RON 95 atau RON 98. Namun, kenyataannya tidak seperti itu. Winaryanto, Training Departement Technical Service Division PT Astra Honda Motor (AHM), mengatakan, Honda Gold Wing 1800 yang saat ini dijual oleh AHM direkomendasikan untuk menggunakan BBM dengan nilai oktan minimal RON 91. Honda Gold Wing 50th Anniversary Meski demikian, Winaryanto mengatakan, pada Gold Wing sudah dibekali dengan knock sensor. Sensor ini memiliki fungsi untuk mendeteksi gejala knocking atau detonasi pada mesin. "Gejala knocking itu sebetulnya akan menyebabkan suara dan akan lama-lama merusak komponennya," ujar Winaryanto, saat ditemui di Astra Honda Safety Riding & Training Center Cikarang, Bekasi, Jawa Barat, belum lama ini. Knocking merupakan kondisi ketika campuran udara dan bahan bakar terbakar secara tidak normal akibat tekanan dan suhu yang terlalu tinggi di ruang bakar. Jika terjadi terus-menerus, kondisi ini dapat mempercepat keausan hingga merusak komponen internal mesin. Knock Sensor Ubah Pengapian Mesin Menurut Winaryanto, knock sensor umumnya ditemukan pada motor Honda dengan kapasitas mesin di atas 1.000 cc. Teknologi serupa juga telah digunakan pada banyak mobil modern. Honda Gold Wing 50th Anniversary Edition "Untuk supaya mengatasi itu, maka knock sensor ini akan menginformasikan ke ECU, lalu ECU akan mengubah pengapiannya," kata Winaryanto. Saat knock sensor mendeteksi gejala knocking, ECU akan menyesuaikan waktu pengapian agar pembakaran kembali berlangsung normal. Cara ini menjadi salah satu perlindungan bagi mesin ketika menggunakan bahan bakar dengan nilai oktan yang lebih rendah. Mesin Tetap Aman, tetapi Tenaga Berkurang Meski sistem tersebut mampu mencegah kerusakan akibat knocking, pengguna tetap akan merasakan penurunan performa mesin. Fitur Walking Speed pada Honda Gold Wing 1800 Winaryanto mengatakan, pengapian di dalam mesin akan dimajukan, supaya tidak terjadi knocking. Pasalnya, bahan bakar yang digunakan memiliki nilai oktan yang rendah atau di bawah rekomendasi pabrikan. "Supaya dia tidak terjadi knocking, karena RON-nya kan oktannya rendah, mudah terbakar. Daripada dibakar dulu oleh kompresi, maka dia dinyalakan lebih awal untuk businya. Tapi, pasti tenaganya akan berkurang, akan kurang responsif, dan sebagainya," ujarnya. Artinya, meski Honda Gold Wing masih dapat mengakomodasi penggunaan BBM dengan nilai oktan lebih rendah dalam kondisi tertentu berkat keberadaan knock sensor, penggunaan BBM sesuai rekomendasi pabrikan tetap menjadi pilihan terbaik untuk menjaga performa, efisiensi, dan usia pakai mesin. Fitur ini tentu akan sangat berguna ketika sedang touring ke daerah yang cukup terpencil dan tidak bisa mendapatkan BBM dengan oktan yang tinggi.