PT Honda Prospect Motor (HPM) memperdalam makna tema "Culture. Evolved" di ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026. Pada sesi ini, Honda menjelaskan bahwa transformasi yang dilakukan bukan hanya lewat teknologi dan produk baru, tetapi juga filosofi, desain, engineering, hingga identitas visual. Di tengah perubahan besar industri otomotif, Honda menegaskan bahwa setiap inovasi yang dihadirkan tetap berpegang pada karakter dan nilai yang selama ini menjadi fondasi perusahaan. Melalui tema "Culture. Evolved.", Honda ingin menunjukkan bahwa teknologi, desain produk, hingga pengalaman berkendara akan terus berkembang mengikuti zaman. logo baru Honda Namun, filosofi Engineered for Driving Joy tetap menjadi benang merah yang menyatukan seluruh lini kendaraan Honda, mulai dari mobil bermesin konvensional, hybrid, hingga kendaraan listrik. Logo Baru Simbol Masa Depan Semangat evolusi tersebut juga diwujudkan melalui penggunaan logo H baru yang untuk pertama kalinya diperkenalkan di Indonesia melalui kendaraan listrik Honda. Logo tersebut bukan sekadar identitas visual baru, tetapi juga menjadi simbol arah Honda menuju masa depan. Bentuknya yang menyerupai dua tangan terbuka melambangkan komitmen Honda untuk terus memperluas kemungkinan dalam mobilitas, membangun hubungan yang lebih dekat dengan masyarakat, tanpa meninggalkan nilai-nilai yang telah menjadi fondasi perusahaan. Booth Honda Sales & Marketing Director PT Honda Prospect Motor, Yusak Billy, mengatakan, elektrifikasi bukan berarti Honda meninggalkan jati dirinya. "Bagi Honda, elektrifikasi bukanlah perubahan terhadap jati diri kami, melainkan evolusi dari cara kami mewujudkan nilai-nilai yang selalu menjadi fondasi Honda. Melalui tema ‘Culture. Evolved.’, kami ingin menunjukkan bahwa teknologi, produk, pengalaman, hingga identitas visual akan terus berkembang mengikuti zaman, namun filosofi Engineered for Driving Joy akan selalu menjadi karakter yang menyatukan setiap Honda, termasuk Honda Super One sebagai ekspresi terbaru Honda Culture di era elektrifikasi," ujar Billy, di ICE BSD, Tangerang, Jumat (31/7/2026). Filosofi Sama Seluruh Lini Honda menjelaskan, filosofi Engineered for Driving Joy menjadi dasar pengembangan seluruh model, termasuk Honda SuperONE yang menjadi representasi terbaru Honda di era elektrifikasi. Melalui pendekatan A Honda First. Electric Second., Honda ingin menegaskan bahwa karakter berkendara tetap menjadi prioritas utama, terlepas dari teknologi penggerak yang digunakan. Sales & Marketing Division Head PT Honda Prospect Motor, Ferdianto Budiono, mengatakan, setiap model Honda memang memiliki karakter dan teknologi yang berbeda, tetapi semuanya dikembangkan dengan filosofi yang sama. "Setiap model Honda memang memiliki karakter, teknologi, dan peran yang berbeda sesuai kebutuhan konsumennya. Namun apa pun modelnya, semuanya dikembangkan dengan filosofi yang sama, yaitu Engineered for Driving Joy. Itulah yang membuat setiap Honda tetap menghadirkan karakter berkendara yang khas dan tetap terasa seperti sebuah Honda, dari mesin konvensional, hybrid, hingga kendaraan listrik," ujar Ferdianto. Lima Prinsip Utama Honda menjelaskan, filosofi tersebut diwujudkan melalui lima karakter utama yang menjadi fondasi seluruh lini produknya, yaitu Driving Performance, Purposeful Engineering, Human-Centered Design, Lasting Reliability, dan Timeless Character. Honda s+ Kelima prinsip tersebut diterapkan secara berbeda pada setiap model sesuai fungsi dan karakter kendaraan. Sebagai contoh, dari sisi Driving Performance, Honda Brio menawarkan karakter lincah untuk penggunaan harian, sedangkan Honda HR-V memadukan kenyamanan dan rasa berkendara yang sporty. Pada lini hybrid, sistem e:HEV memanfaatkan respons motor listrik untuk menghasilkan akselerasi yang halus namun tetap bertenaga, sementara Honda Prelude dan Honda Civic RS e:HEV dibekali teknologi Honda S+ Shift. Pada aspek Purposeful Engineering, Honda Super One dirancang dengan bobot ringan, wheel track yang lebih lebar, serta posisi baterai rendah untuk menghasilkan pusat gravitasi yang lebih baik. Honda Super-One Hadir di GIIAS 2026 Prinsip serupa juga diterapkan pada teknologi e:HEV, mesin i-VTEC di Honda Brio, hingga desain gagang pintu belakang Honda HR-V dan Honda WR-V yang menyatu di pilar C. Sementara itu, Human-Centered Design diwujudkan melalui berbagai solusi yang mengutamakan kenyamanan pengguna, seperti fleksibilitas kabin Honda SuperONE, konfigurasi tiga baris Honda BR-V, dimensi ringkas Honda WR-V, hingga kabin fungsional Honda STEP WGN e:HEV. Untuk Lasting Reliability, Honda menekankan kualitas sejak tahap engineering, quality control, hingga proses manufaktur, sehingga banyak model Honda tetap digunakan lintas generasi dan memiliki nilai jual yang terjaga. Adapun Timeless Character diterapkan melalui desain yang tidak sekadar mengikuti tren. Honda Super One, misalnya, mengadopsi semangat Honda City Turbo dalam interpretasi yang lebih modern, sementara Honda Prelude menghadirkan kembali siluet coupe dengan sentuhan desain dan teknologi terbaru. Honda menegaskan, seluruh prinsip tersebut menjadi dasar pengembangan setiap model, mulai dari Honda Brio hingga Honda CR-V, baik bermesin konvensional, hybrid, maupun listrik, dengan tujuan menghadirkan pengalaman berkendara yang tetap menyenangkan. Sebagai bagian dari strategi tersebut, Honda juga mengumumkan bahwa pemesanan Honda Super One akan dibuka mulai 5 Agustus 2026, sekaligus menjadi langkah baru Honda dalam memasuki era elektrifikasi tanpa meninggalkan karakter khas yang telah dibangun selama puluhan tahun.