Pengunjung Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 mungkin menyadari ada yang berbeda di booth Honda. Pabrikan asal Jepang tersebut kini menggunakan logo baru berbentuk huruf H yang tampil lebih sederhana dibanding logo sebelumnya. Perubahan logo ini bukan sekadar penyegaran tampilan. Honda menyebut, identitas baru tersebut menjadi simbol arah perusahaan dalam menghadapi masa depan, terutama di era elektrifikasi dan transformasi mobilitas. Sales & Marketing and After Sales Director PT Honda Prospect Motor (HPM) Yusak Billy mengatakan, logo baru itu membawa filosofi yang sejalan dengan tema Honda di GIIAS 2026, yakni "Culture Evolve". Bukan Sekadar Ganti Tampilan Billy menjelaskan, bentuk huruf H pada logo terbaru memiliki makna layaknya dua tangan yang terbuka. Menurut dia, filosofi tersebut menggambarkan komitmen Honda yang ingin terus membuka peluang dan menghadirkan berbagai inovasi di bidang mobilitas. "Bagi kami, logo baru itu bukan sekadar apa ya, identitas visual baru saja, tapi logo H itu merepresentasikan ke mana arah kami menuju di masa depan. Itu kalau dilihat bentuknya seperti terbuka ya, tangannya terbuka, ada dua tangan ya melambaikan tangan seperti ini, open arms gitu. Di mana mencerminkan komitmen Honda itu terus ya memperluas berbagai kemungkinan dalam mobilitas," ujar Billy di ICE BSD City, Tangerang, Jumat (31/7/2026). Fascia depan Mobil Prototipe SUV Listrik Honda Zero Alpha Simbol Honda Terus Terhubung Tak hanya itu, Billy juga mengatakan, garis yang menghubungkan bagian bawah logo menjadi simbol bahwa seluruh keluarga besar Honda memiliki tujuan yang sama. Melalui identitas baru tersebut, Honda ingin menunjukkan komitmennya untuk terus berkembang bersama sekaligus memberikan layanan terbaik kepada masyarakat. "Jadi kita terus terbuka, terus terhubung dalam satu garis di bawah. Semua keluarga Honda itu kita sama-sama berkomitmen untuk maju, berkembang bersama melayani masyarakat," kata Billy. Meski tampil dengan identitas visual baru, Honda memastikan nilai-nilai yang selama ini menjadi fondasi perusahaan tetap dipertahankan. "Tapi di saat yang sama, nilai-nilai yang menjadi fondasi Honda juga tentunya tidak berubah. Jadi sebenarnya logo itu juga bagian dari cerita besar tema kita di GIIAS itu, Culture Evolve. Yang berubah memang itu adalah cara kami mengekspresikan bagaimana Honda ke depannya," ujar Billy. Dengan demikian, penggunaan logo baru bukan hanya menjadi pembeda secara visual, tetapi juga mencerminkan arah baru Honda dalam mengembangkan teknologi dan mobilitas di masa depan.