Honda mengumumkan bahwa mereka membatalkan pengembangan dan peluncuran mobil listrik 0 Series, yaitu 0 Saloon dan 0 SUV. Produsen mobil Jepang itu juga mengumumkan bahwa Acura RSX untuk pasar Amerika Serikat dibatalkan.Mobil listrik 0 Saloon dan 0 SUV sebenarnya dijadwalkan segera diproduksi di Amerika Serikat dalam beberapa bulan ke depan. Namun, Honda membatalkan proyek mobil listrik tersebut.Honda mengatakan, keputusan menghentikan pengembangan kendaraan listrik itu dibuat sebagai bagian dari penilaian ulang strategi elektrifikasi otomotifnya. Honda memperkirakan akan mencatat kerugian dalam hasil keuangan konsolidasi untuk tahun fiskal yang berakhir Maret 2026. "Bisnis otomotif Honda telah jatuh ke dalam situasi pendapatan yang sangat menantang karena berbagai faktor, termasuk ketidakmampuannya untuk merespons secara fleksibel terhadap perubahan lingkungan bisnis ini, yang diperparah oleh penurunan profitabilitas model bensin dan hybrid akibat dampak tarif baru yang diberlakukan," demikian dikutip dari siaran pers Honda Global.Pembatalan produksi dan peluncuran tiga model EV yang direncanakan untuk diproduksi di AS ini akan menimbulkan kerugian finansial yang besar bagi Honda. Perusahaan menyatakan akan mencatat kerugian dan pengeluaran sekitar 2,5 triliun yen akibat perubahan keputusan ini."Untuk memperbaiki situasi pendapatan saat ini secepat mungkin, Honda mempertimbangkan berbagai opsi. Namun, setelah pertimbangan yang cermat, perusahaan memutuskan untuk membatalkan pengembangan dan peluncuran tiga model EV yang direncanakan untuk diproduksi di AS, yaitu Honda 0 SUV, Honda 0 Saloon, dan Acura RSX," katanya."Honda menetapkan bahwa memulai produksi dan penjualan ketiga model ini dalam lingkungan bisnis saat ini di mana permintaan EV menurun secara signifikan kemungkinan akan mengakibatkan kerugian lebih lanjut dalam jangka panjang."Selain itu, untuk memperkuat struktur bisnisnya, Honda akan menetapkan struktur biaya tetap yang sesuai dengan skala bisnisnya. Inisiatif menuju pengenalan model kendaraan listrik di masa depan akan diimplementasikan secara fleksibel dari perspektif jangka panjang.Honda mengatakan akan menilai kembali alokasi sumber dayanya dan lebih memperkuat portofolio model hybrid."Untuk bisnis regional, selain pasar utamanya, yaitu Jepang dan AS, Honda akan meningkatkan jajaran model dan daya saing harga di India, di mana ekspansi pasar diperkirakan akan terjadi. Di negara-negara Asia lainnya juga, Honda akan berupaya meningkatkan daya saingnya dengan memperkenalkan model hybrid generasi berikutnya dan menilai kembali alokasi sumber dayanya," kata Honda.