Honda Indonesia terciduk telah mendaftarkan mobil listrik baru di Tanah Air, yang terindikasi dari kemunculan kode kendaraan dalam daftar Nilai Jual Kendaraan Bermotor (NJKB) Pemprov DKI Jakarta tahun 2026. Berdasarkan penelusuran Kompas.com pada laman resmi tersebut, tercantum kode baru JG6 A EV ZZE dengan nilai jual Rp 257 juta. Adanya kode 'EV' mengarah pada model bertenaga listrik alias electric vehicle. Sejumlah spekulasi pun mengarah pada Honda Super One, yang sebelumnya disebut sebagai calon 'Brio listrik'. NJKB diguga Honda Super One Dikonfirmasi terpisah, Sales & Marketing and After Sales Director PT Honda Prospect Motor, Yusak Billy, menjelaskan bahwa kemunculan NJKB merupakan tahapan administratif dalam proses persiapan model baru. “Munculnya NJKB itu memang bagian dari proses administratif yang menunjukkan rencana konkret untuk sebuah model," katanya, Senin (2/3/2026). Meski begitu, pendaftaran NJKB belum bisa dikaitkan dengan konfirmasi produksi ataupun waktu peluncuran,” ujar Billy. Ia juga menambahkan bahwa angka NJKB tidak dapat dijadikan patokan harga jual ke konsumen. “Angka NJKB tersebut belum bisa dijadikan gambaran harga jual ke konsumen. Jika model ini diluncurkan, kami tentu akan mempertimbangkan berbagai faktor sebelum memutuskan untuk mengumumkan harga di waktu yang tepat,” kata dia. ONE Prototipe di JMS 2025 Menurut dia, setiap produk yang disiapkan memiliki peran strategis, bukan sekadar mengejar volume penjualan, melainkan juga menjawab kebutuhan konsumen dan memperkuat posisi merek. “Setiap produk yang kami siapkan pasti punya peran strategis. Bukan semata soal volume, tapi bagaimana produk tersebut bisa menjawab kebutuhan konsumen dan memperkuat posisi Honda secara keseluruhan. Fokus kami tetap pada menghadirkan produk yang relevan dengan kebutuhan konsumen dan karakter Honda,” ucapnya. Secara global, Honda telah memperkenalkan model kompak listrik bernama Honda Super One. Mobil ini mengusung konsep e: Dash Booster yang tetap menitikberatkan karakter fun to drive. Mobil dibekali motor listrik bertenaga 95 PS dengan jarak tempuh hingga 295 km. Meski berdimensi kompak, model tersebut tidak masuk kategori kei car, melainkan bermain di segmen hatchback, satu kelas dengan Honda Brio. Interior Prototipe Mobil Listrik Kompak Honda Super-ONE Sebelumnya, Super One juga telah meluncur di Singapura. Namun, harga jualnya tergolong tinggi karena dipengaruhi skema Certificate of Entitlement (COE), sehingga bisa mencapai sekitar Rp 2,3 miliar atau 178,9 dollar Singapura. Meski demikian, belum ada konfirmasi resmi bahwa kode JG6 A EV ZZE merujuk langsung pada Super One. Bisa saja model yang didaftarkan merupakan produk lain yang disesuaikan dengan karakter pasar Indonesia. Satu hal yang jelas, kemunculan NJKB tersebut menjadi sinyal awal bahwa Honda tengah menyiapkan tambahan lini kendaraan listriknya di Tanah Air. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang