Honda belakangan ini cukup agresif menghadirkan model baru dengan banderol yang menyasar segmen lebih tinggi. Setelah memperkenalkan Honda Prelude, pabrikan asal Jepang tersebut kembali menarik perhatian lewat kehadiran Honda Super One yang juga memiliki posisi harga di atas sejumlah model Honda lainnya. Kondisi tersebut kemudian memunculkan anggapan bahwa Honda mulai menggeser fokusnya ke pasar mobil premium atau konsumen dengan daya beli lebih tinggi. Namun, PT Honda Prospect Motor (HPM) memastikan strategi mereka tetap menyasar seluruh segmen. Menanggapi hal tersebut, Sales & Marketing Director PT Honda Prospect Motor (HPM) Yusak Billy membantah anggapan bahwa Honda hanya mengejar pasar premium atau konsumen dengan daya beli lebih tinggi. Menurutnya, strategi Honda di Indonesia tetap mengedepankan kebutuhan konsumen dengan menyediakan pilihan kendaraan dari berbagai segmen. Honda Super One "Tidak, kita selalu menyiapkan line up itu berdasarkan kebutuhan dan keinginan konsumen ya, jadi dari Honda Brio paling bawah sampai yang line up paling atas, jadi kita siapkan semua," ujar Billy saat ditemui disela-sela GIIAS 2026, belum lama ini. Billy menegaskan, Honda tidak hanya berfokus pada satu segmen pasar tertentu. Menurut dia, seluruh lini produk Honda tetap memiliki peran masing-masing untuk memenuhi kebutuhan konsumen Indonesia. "Tidak fokus ke atas saja atau tidak fokus ke bawah saja," kata Billy. Honda Tetap Pertahankan Segmen Entry Level Salah satu bukti Honda masih memperhatikan pasar mobil terjangkau adalah keberadaan Honda Brio yang hingga saat ini menjadi salah satu model andalan perusahaan. Mobil perkotaan tersebut masih menjadi pilihan konsumen yang mencari kendaraan dengan harga lebih terjangkau, terutama untuk pembeli mobil pertama. Honda Brio Satya Di sisi lain, Honda juga terus memperkuat lini produk di segmen yang lebih tinggi, seperti SUV dan kendaraan elektrifikasi. Hal ini dilakukan untuk mengikuti perubahan kebutuhan konsumen yang semakin beragam. Dengan strategi tersebut, Honda menilai setiap segmen memiliki peluang masing-masing, baik kendaraan dengan harga terjangkau maupun model dengan teknologi dan fitur yang lebih lengkap.