Membeli mobil bukan hanya perlu mempertimbangkan harga beli dan cicilan, tetapi juga biaya yang harus dikeluarkan selama digunakan sehari-hari. Biaya bahan bakar, pajak tahunan, hingga servis berkala menjadi beberapa komponen yang perlu dihitung agar pemilik bisa mengetahui gambaran biaya kepemilikan kendaraan. Salah satu pemilik Honda WR-V RS non Sensing, Amelia Tri, membagikan pengalaman selama menggunakan SUV ringkas tersebut sebagai kendaraan pribadi. Menurut Amelia, alasan memilih Honda WR-V karena mencari mobil dengan konfigurasi lima penumpang, desain yang sesuai selera, serta mempertimbangkan kepercayaan terhadap merek Honda. "Cari yang 5 seater, udah bandingin sama brand lain emang suka sama desainnya, trust sama brandnya dan sesuai budget," kata Amelia kepada Kompas.com, Kamis (13/8/2026). Biaya Bensin Sekitar Rp 1,6 Juta Per Bulan Dalam penggunaan sehari-hari, Honda WR-V milik Amelia digunakan untuk perjalanan dari Tangerang Selatan menuju Jakarta Selatan. Jarak tempuh harian mencapai sekitar 40 kilometer dengan pola pemakaian yang cukup rutin. "Mobil hampir dipakai setiap hari, kurang lebih 40 KM dari Tangerang Selatan ke Jakarta Selatan, dengan konsumsi bahan bakar 14 km per liter," ujarnya. Amelia menggunakan bahan bakar bensin RON 92. Dalam satu minggu, biaya yang harus dikeluarkan untuk mengisi bahan bakar mencapai sekitar Rp 400.000. Jika dihitung dalam satu bulan, maka biaya bensin Honda WR-V miliknya berada di kisaran Rp 1.600.000. Sementara dalam satu tahun, kebutuhan bahan bakar diperkirakan mencapai sekitar Rp 20.800.000. Honda WR-V Pajak Tahunan Rp 3,7 Juta Selain bahan bakar, pemilik kendaraan juga perlu menyiapkan biaya pajak tahunan. Untuk Honda WR-V RS non Sensing miliknya, Amelia mengatakan pajak kendaraan yang harus dibayarkan setiap tahun sebesar Rp 3.757.500. Angka tersebut menjadi salah satu biaya rutin yang perlu diperhitungkan selama memiliki kendaraan. Biaya Servis Mulai Rp 1,5 Juta Dari sisi perawatan, Amelia mengaku tidak mengalami kendala selama melakukan servis di bengkel resmi Honda. Menurut dia, pelayanan purnajual yang diberikan sudah cukup baik, mulai dari pengecekan hingga penanganan saat servis. "Pelayanan aftersales sebenarnya gak ada masalah, ditangani dengan baik, dicek dengan baik. Biaya service dari range Rp 1,5 juta sampai Rp 2 juta," kata Amelia. Total Biaya Kepemilikan Honda WR-V Setahun Jika diasumsikan servis dilakukan dua kali dalam setahun dengan biaya rata-rata Rp 1,75 juta sekali servis, maka pemilik perlu menyiapkan dana sekitar Rp 3.500.000 per tahun untuk perawatan berkala. Total Biaya Kepemilikan Honda WR-V Setahun Jika dihitung dari kebutuhan bahan bakar, pajak tahunan, dan servis berkala, biaya operasional Honda WR-V RS non Sensing milik Amelia mencapai sekitar Rp 28 juta per tahun. BBM Rp 20.800.000 per tahun Pajak tahunan Rp 3.757.500 Servis berkala Rp 3.500.000 per tahun Total Rp 28.057.500 Dengan demikian, pemilik Honda WR-V perlu menyiapkan biaya sekitar Rp 2.338.000 per bulan untuk kebutuhan operasional rutin. Jika dirinci lagi, maka pengeluaran harian berada di kisaran Rp 76.800 per hari. Perhitungan tersebut belum termasuk biaya tol, parkir, asuransi, penggantian ban, maupun kebutuhan tak terduga lainnya.