Industri sepeda motor Honda di Indonesia telah menjadi bagian dari ekosistem ekonomi nasional yang melibatkan jutaan masyarakat. Sejak berdiri pada 1971 dan beroperasi lebih dari 50 tahun, Astra Honda Motor (AHM) telah membangun rantai industri yang terintegrasi, mulai dari sektor hulu (upstream) hingga hilir. Ekosistem tersebut mencakup pemasok komponen, jaringan distribusi, bengkel resmi, hingga toko suku cadang yang tersebar di berbagai daerah. Executive Vice President Director AHM, Thomas Wijaya, mengatakan bahwa besarnya kontribusi tersebut membuat Honda layak disebut sebagai bagian dari industri nasional. Ilustrasi pabrik motor Honda di Manesar, Haryana, India. "Dari industri sepeda motor Honda, baik dari upstream, hulu sampai ke hilir. Jadi kita itu, produknya itu kalau dibilang bahwa kita itu sebenarnya sudah motor Indonesia, sudah motor nasional," kata Thomas di depan wartawan, Jumat (107/2026). "Kenapa? Karena tadi sudah melibatkan hampir 3 juta keluarga, kemudian kita itu sudah berinvestasi 55 tahun, kita juga sudah memproduksi 100 juta (unit) ataupun kita sudah melayani konsumen domestik itu juga sudah 100 juta konsumen," ujarnya. "Jadi memang benar-benar kita sudah membangun, membangun masyarakat, membangun ekonomi, membangun bangsa kita bersama-sama," kata Thomas. Pemasok Thomas menjelaskan, kontribusi Honda tidak berhenti pada proses produksi kendaraan. Menurut dia, industri ini juga didukung oleh rantai pasok yang sebagian besar berasal dari dalam negeri. Ilustrasi diler motor Honda yang dikelola Wahana Ia menyebut terdapat ratusan pemasok (supplier) tier 1 serta sekitar 1.500 hingga 1.600 pemasok tier 2 dan tier 3 yang menjadi bagian dari ekosistem tersebut. "Belum kita juga terlibat di dalam ekosistem ini ada ratusan, ratusan supplier tier 1. Bahkan juga ada 1.500-1.600 supplier tier 2 dan 3, di mana supplier-supplier tadi itu dari hulunya itu juga semua berdomisili di Indonesia," ujarnya. Menurut Thomas, kondisi tersebut menunjukkan bahwa industri Honda telah memberikan dampak berganda alias multiplier effect terhadap berbagai sektor usaha di dalam negeri. Pelosok Selain didukung rantai pasok domestik, Honda juga memiliki jaringan distribusi dan layanan purnajual yang tersebar hingga berbagai wilayah di Indonesia. Ilustrasi Honda ADV160 yang dipajang diler motor Honda Ekosistem tersebut terdiri atas jaringan main dealer, diler, bengkel resmi Astra Honda Authorized Service Station (AHASS), hingga toko suku cadang yang melayani kebutuhan konsumen. "Jadi dari atas, apalagi kalau kami di Astra Honda Motor, kemudian juga salah satunya disini jaringan kami, main dealer dan diler, AHASS, kemudian juga toko spare part, itu juga sudah berdomisili di Indonesia," katanya. "Jaringan kami itu sudah sampai pelosok, ada seribu lebih jaringan, ada 3.000 lebih bengkel, ada 7.000-8.000 toko spare part," ujarnya. Luasnya jaringan tersebut tidak hanya memberikan kemudahan layanan bagi konsumen, tetapi juga membuka peluang usaha dan lapangan pekerjaan di berbagai daerah. Servis motor Honda. Pasar Lebih lanjut, Thomas berharap pasar sepeda motor nasional dapat terus berkembang sehingga manfaat ekonomi yang dihasilkan industri otomotif semakin besar. Menurut dia, pertumbuhan pasar tidak hanya akan menguntungkan konsumen sebagai pengguna kendaraan, tetapi juga seluruh pelaku usaha yang terlibat dalam rantai industri. "Itu sudah melibatkan ekosistem yang luar biasa dan harapannya kalau pasarnya terus berkembang kita bisa membangun ekonomi semakin lebih baik lagi," kata Thomas. Tidak hanya bagi masyarakat konsumen, pengguna sepeda motor atau pemobilitas, tetapi juga orang yang tadi terlibat di dalam industri kita," ujarnya.