- Sedang ramai jadi perbincangan di masyarakat terkait hilangnya barcode BBM subsidi secara dadakan. Sejumlah pengguna yang sebelumnya sudah terdaftar dalam program subsidi tepat dikabarkan harus mengulang proses pendaftaran dari awal lagi. Barcode yang biasa dipakai untuk membeli Solar dan Pertalite lewat aplikasi MyPertamina maupun situs resmi dilaporkan tiba-tiba hilang tanpa penjelasan yang jelas. Kondisi ini tentu menimbulkan kebingungan, terutama bagi masyarakat yang bergantung pada BBM subsidi untuk kebutuhan harian. Salah satu pengguna yang mengalami hal tersebut adalah Narendra Wicaksana (27), warga Jakarta Timur. Ia mengaku baru mengetahui barcode miliknya hilang setelah menerima notifikasi. “Jadi notifikasi barcode hilang itu baru saya tahu di tanggal 22 April. Setelah mengecek di situs subsidi tepat Pertamina, rupanya sudah dari tanggal 19 April, dan saya diminta untuk daftar ulang,” ujarnya menukil Kompas.com (26/4/2026). Narendra kemudian langsung mengikuti arahan untuk mendaftar ulang. Namun, prosesnya tidak berjalan lancar. “Tapi setelah saya ajukan di tanggal 22 April, rupanya tanggal 26 ini baru tahu kalau permintaan ditolak,” kata dia.