Prediksi susunan pebalap musim 2027 yang disampaikan Marc Marquez memicu perhatian publik. Dalam video resmi, ia membuat perkiraan komposisi grid yang cukup mengejutkan, karena tidak memasukkan namanya sendiri serta tidak menempatkan Pedro Acosta di tim pabrikan Ducati. Situasi ini muncul di tengah bursa pebalap yang diperkirakan memanas, menyusul mayoritas kontrak pebalap akan berakhir pada pengujung musim ini. Sejumlah rumor transfer besar pun mulai beredar bahkan sebelum rangkaian tes pramusim digelar. Laporan yang beredar menyebut Fabio Quartararo dikabarkan merapat ke Honda, sementara kursinya di Yamaha disebut akan diisi Jorge Martin. Di saat bersamaan, Pedro Acosta juga ramai dikaitkan dengan kepindahan ke tim pabrikan Ducati. Nama Francesco Bagnaia disebut berpeluang pindah ke Aprilia, sedangkan Alex Marquez diprediksi mengisi posisi di skuad pabrikan KTM. Di sisi lain, Ducati secara terbuka menyatakan ingin memprioritaskan perpanjangan kontrak Marquez, meski diakui proses negosiasi belum sepenuhnya mulus. Banyak pihak menilai kesepakatan baru tetap berpeluang tercapai. Helm spesial Shoei edisi Marc Marquez juara dunia MotoGP 2025 dijual dengan jumlah yang sangat terbatas, 93 unit di dunia Prediksi Marquez untuk 2027 Dalam video dari situs resmi MotoGP, Marquez diminta memprediksi komposisi pebalap 2027. Ia awalnya menempatkan Alex Marquez di tim pabrikan Ducati dan memasangkan Acosta sebagai tandem. Namun, pilihannya berubah. Ia kemudian mengganti Acosta dengan Bagnaia dan menyebut kombinasi tersebut sebagai “tim yang bagus”. Untuk Acosta, Marquez justru memproyeksikannya ke Honda bersama Martin. Menariknya, saat menyusun daftar tersebut, Marquez tidak memasukkan dirinya sendiri. Ketika ditanya apakah itu berarti ia akan berlibur, ia menjawab singkat. “Mungkin, kita tidak pernah tahu," kata Marquez. Walau bernuansa candaan, susunan pilihan Marquez dinilai memberi sinyal soal pandangannya terhadap komposisi ideal tim pabrikan Ducati. Ia sebelumnya menyatakan tidak keberatan berbagi garasi dengan talenta muda seperti Acosta, namun juga kerap memuji performa Bagnaia bersama motor Ducati. Ia juga menilai Alex yang finis sebagai runner-up musim lalu layak dipertimbangkan untuk kursi tim pabrikan. Jika skenario perpindahan pebalap berjalan sesuai rumor, maka Ducati berpotensi kehilangan dua nama besar sekaligus pada musim 2027. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang