Daihatsu Ceria Produsen otomotif asal Jepang tersebut memastikan bahwa sejumlah suku cadang untuk mobil-mobil lama mereka masih tersedia. Bahkan beberapa model yang sudah sangat lama beredar di Indonesia, seperti Daihatsu Zebra dan Daihatsu Ceria, disebut masih memiliki ketersediaan part tertentu. GULIR UNTUK LANJUT BACA Hal tersebut disampaikan Service Parts Division Head PT Astra Daihatsu Motor, Stephanus Surya, terkait layanan suku cadang dan dukungan bagi kendaraan lama yang masih beredar di jalan.Menurut mereka, secara prinsip perusahaan memiliki kebijakan untuk menyediakan suku cadang kendaraan hingga 15 tahun sejak model tersebut diproduksi. Artinya, selama periode tersebut Daihatsu akan memastikan part masih tersedia di jaringan mereka.Namun dalam praktiknya, ketersediaan part tidak selalu berhenti setelah masa tersebut berakhir. Jika permintaan dari konsumen masih ada, Daihatsu bisa saja tetap menyediakan suku cadang meskipun usia mobil sudah jauh lebih tua.“Secara kebijakan memang ada periode penyediaan suku cadang. Tetapi kalau setelah itu masih ada permintaan dari konsumen, kami tetap berusaha menyediakan,” ujar dia belum lama ini.Contoh nyata bisa dilihat dari beberapa model lama yang hingga kini masih memiliki komunitas aktif. Mobil seperti Daihatsu Zebra yang populer pada era 1990-an hingga awal 2000-an, serta Daihatsu Ceria yang sempat dikenal sebagai city car mungil dan irit bahan bakar, masih cukup sering ditemui di jalan.Keberadaan komunitas juga menjadi salah satu faktor yang membuat permintaan suku cadang tetap hidup. Banyak pemilik mobil lama yang masih merawat kendaraannya dengan baik, bahkan menjadikannya kendaraan koleksi atau hobi.Pihak Daihatsu mengaku kerap menerima masukan dari komunitas pengguna mobil lama terkait kebutuhan suku cadang tertentu. Informasi tersebut kemudian menjadi salah satu pertimbangan dalam menentukan apakah part tersebut masih perlu disediakan atau tidak.Meski begitu, tidak semua komponen bisa terus diproduksi tanpa batas. Ada sejumlah faktor yang dipertimbangkan, mulai dari jumlah permintaan di pasar hingga biaya produksi komponen tersebut. ADVERTISEMENT GULIR UNTUK LANJUT BACA Jika permintaan sudah sangat kecil dan biaya produksi terlalu tinggi, maka perusahaan bisa memutuskan untuk menghentikan produksi part tersebut. Namun sebelum keputusan itu diambil, biasanya ada komunikasi terlebih dahulu dengan jaringan dealer dan distributor suku cadang.Dengan adanya kebijakan tersebut, pemilik mobil lawas Daihatsu setidaknya masih punya harapan untuk tetap merawat kendaraan mereka. Jadi bagi Anda yang masih setia menggunakan Daihatsu Zebra atau Daihatsu Ceria, tak perlu langsung khawatir soal suku cadang. Selama masih ada permintaan, peluang part tetap tersedia masih terbuka.