Booth Daihatsu di IIMS 2024 Di tengah pertumbuhan pasar tersebut, Daihatsu mencatatkan penjualan retail sebanyak 46.953 unit dengan market share sebesar 16,3 persen. Raihan itu sekaligus membuat Daihatsu tetap bertahan di posisi kedua penjualan ritel otomotif nasional sepanjang empat bulan pertama 2026. GULIR UNTUK LANJUT BACA Kontribusi terbesar datang dari model-model yang selama ini menjadi tulang punggung penjualan Daihatsu di berbagai segmen. Pada kategori Low Cost Green Car (LCGC), duet Sigra dan Ayla masih menjadi pilihan utama konsumen Indonesia. Kedua model tersebut berhasil menguasai market share sebesar 36,8 persen di segmen LCGC.Sementara di pasar SUV medium dengan harga hingga Rp300 juta, Terios juga menunjukkan performa yang kompetitif dengan raihan market share mencapai 30,4 persen. Capaian itu membuat Daihatsu berada di posisi kedua segmen SUV medium nasional.Dominasi Daihatsu tidak hanya terjadi pada kendaraan penumpang. Di sektor kendaraan niaga ringan, Gran Max Series tetap menjadi tulang punggung penjualan perusahaan sekaligus kendaraan komersial favorit pelaku usaha. Gran Max menguasai market share sebesar 63,3 persen di segmen entry commercial.Besarnya kontribusi Gran Max memperlihatkan bahwa kendaraan niaga ringan masih menjadi kebutuhan utama bagi pelaku usaha di Indonesia, mulai dari UMKM hingga perusahaan berskala besar. Faktor daya angkut, efisiensi operasional, hingga biaya perawatan yang relatif terjangkau menjadi alasan utama model ini tetap diminati.Selain unggul di masing-masing segmen, Daihatsu juga mencatatkan dominasi pada pasar kendaraan dengan harga hingga Rp300 juta. Pada kategori tersebut, Daihatsu meraih market share sebesar 32 persen. Sedangkan pada kendaraan bermesin pembakaran internal atau ICE di rentang harga yang sama, market share Daihatsu mencapai 38 persen.Kekuatan Daihatsu juga terlihat dari persebaran konsumennya yang tidak hanya terkonsentrasi di kota besar. Penjualan Daihatsu di wilayah rural dan remote area mencapai 46 persen, lebih tinggi dibandingkan total market nasional yang berada di angka 33 persen.Selain itu, kontribusi penjualan di luar wilayah Jabodetabek mencapai 81 persen, jauh melampaui kontribusi total market nasional yang berada di angka 67 persen. Hal ini menunjukkan bahwa merek Daihatsu masih memiliki daya tarik kuat di berbagai daerah, termasuk di Pulau Jawa, Sumatera, Kalimantan, hingga kawasan Indonesia Bagian Timur.Marketing Director dan Corporate Communication Director PT Astra Daihatsu Motor, Sri Agung Handayani mengatakan bahwa capaian tersebut menjadi bukti kepercayaan konsumen terhadap produk Daihatsu di tengah kondisi pasar yang dinamis.Menurutnya, Daihatsu akan terus menghadirkan kendaraan yang sesuai kebutuhan masyarakat Indonesia, baik untuk kebutuhan keluarga, mobilitas harian, hingga mendukung aktivitas usaha."Daihatsu bersyukur terus konsisten dapat mempertahankan kepercayaan pelanggan di tengah kondisi pasar yang dinamis. Pencapaian ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus menghadirkankendaraan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat Indonesia," kata dia di Tangerang Selatan. ADVERTISEMENT GULIR UNTUK LANJUT BACA Untuk memperkuat layanan kepada konsumen, Daihatsu juga terus memperluas jaringan purnajual di Indonesia. Saat ini Daihatsu didukung lebih dari 260 outlet, 170 bengkel resmi, 320 armada Daihatsu Mobile Service (DMS), serta 3.320 part shop yang tersebar di lebih dari 500 kota dan kabupaten di seluruh Indonesia.Jaringan tersebut menjadi bagian penting dari strategi Daihatsu dalam menjaga loyalitas konsumen sekaligus memastikan layanan purnajual tetap mudah dijangkau, termasuk di wilayah nonperkotaan yang selama ini menjadi salah satu kekuatan pasar Daihatsu di Indonesia