Gelaran Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 dipenuhi berbagai mobil baru dengan teknologi semakin canggih. Namun, di tengah tren elektrifikasi dan banyaknya pendatang baru, Daihatsu Sigra justru menjadi model Daihatsu yang paling banyak dipesan selama pameran. Sepanjang GIIAS 2026 yang berlangsung 30 Juli-9 Agustus 2026 di ICE BSD City, Tangerang, Daihatsu membukukan 591 Surat Pemesanan Kendaraan (SPK). Dari jumlah tersebut, Sigra berada di posisi teratas dengan 122 unit atau berkontribusi sekitar 21 persen terhadap keseluruhan SPK Daihatsu. Posisi berikutnya ditempati Gran Max Van sebanyak 102 unit atau 17 persen dan Gran Max Pick Up 84 unit atau 14 persen. Sementara Terios, Ayla, Xenia, Rocky, Luxio, dan Sirion secara keseluruhan menyumbang 283 unit atau 48 persen. Capaian Sigra menarik karena menunjukkan bahwa faktor harga dan fungsi masih memiliki peran besar dalam menentukan pilihan konsumen. Saat ini Sigra dipasarkan dengan rentang harga mulai Rp 143,2 juta hingga Rp 183 juta untuk wilayah Jakarta. Dengan harga tersebut, konsumen mendapatkan kendaraan berkapasitas tujuh penumpang dengan pilihan mesin 1.0 liter dan 1.2 liter. Posisi harga tersebut membuat Sigra tetap berada di salah satu ceruk penting pasar mobil Indonesia, yakni konsumen yang membutuhkan kendaraan keluarga dengan daya angkut besar tetapi tetap memiliki biaya kepemilikan relatif terjangkau. Modifikasi Daihatsu Ayla di GIIAS 2026 Strategi Produk Daihatsu Keberhasilan Sigra menjadi model Daihatsu paling banyak dipesan di GIIAS 2026 juga menggambarkan strategi produk Daihatsu yang masih bertumpu kuat pada pasar massal. alih hanya mengejar segmen kendaraan baru yang sedang berkembang, Daihatsu mempertahankan produk yang menyasar kebutuhan mendasar konsumen Indonesia. Strategi tersebut terlihat dari komposisi penjualan Daihatsu. Pada Maret 2026, misalnya, segmen mobil penumpang menyumbang 54 persen penjualan Daihatsu, sedangkan kendaraan niaga berkontribusi 46 persen. Sigra dan Ayla juga berada di posisi atas segmen LCGC nasional. Pada Juni 2026, Daihatsu kembali menyebut Gran Max Series dan Sigra sebagai dua model utama yang menopang pertumbuhan penjualan. Segmen LCGC Daihatsu yang terdiri dari Ayla dan Sigra tercatat tumbuh 4 persen dibandingkan Juni tahun sebelumnya. Artinya, kekuatan Daihatsu saat ini bukan hanya berada pada satu jenis konsumen. Sigra menjadi pintu masuk untuk kebutuhan mobil keluarga, sedangkan Gran Max mengisi kebutuhan kendaraan usaha. Pola yang sama terlihat selama GIIAS. Bila penjualan Gran Max Van dan Pick Up digabungkan, keduanya menghasilkan 186 SPK. Ditambah Sigra sebanyak 122 SPK, tiga model tersebut menyumbang lebih dari separuh total pemesanan Daihatsu selama pameran. Daihatsu Gran Max modifikasi di GIIAS 2026 Mobil Harga Terjangkau Komposisi itu memperlihatkan bahwa kendaraan dengan orientasi fungsi dan harga terjangkau masih mempunyai basis konsumen yang kuat, meskipun perhatian industri otomotif belakangan banyak tersedot ke mobil listrik dan kendaraan berteknologi tinggi. “Kombinasi capaian penjualan Daihatsu antara mobil penumpang dan komersial ini menunjukkan bahwa kendaraan Daihatsu terus relevan dalam memenuhi beragam kebutuhan, mulai dari mobilitas keluarga hingga mendukung aktivitas usaha,” ujar Budi Setiawan, Chief Operation Officer PT Astra International Tbk. Daihatsu Sales Operation dalam keterangan resmi, Selasa (11/8/2026). Secara lebih luas, strategi mempertahankan kendaraan dengan harga relatif terjangkau tersebut sejauh ini masih memberikan hasil. Hingga April 2026, Daihatsu membukukan penjualan ritel 46.953 unit dengan pangsa pasar 16,3 persen. Sigra dan Ayla secara bersama-sama menguasai 36,8 persen segmen LCGC. Dengan demikian, capaian Sigra di GIIAS 2026 memberikan gambaran menarik mengenai pasar otomotif nasional. Di tengah bertambahnya pilihan elektrifikasi dan persaingan teknologi, kebutuhan terhadap mobil tujuh penumpang dengan harga terjangkau ternyata belum kehilangan relevansinya. Bagi Daihatsu, kondisi tersebut sekaligus menjadi alasan mengapa produk seperti Sigra masih memiliki posisi penting dalam strategi penjualan, bahkan ketika perusahaan mulai memperluas pilihan elektrifikasi melalui model seperti Rocky Hybrid.