Penjualan Daihatsu di Jawa Barat tumbuh 20 persen sepanjang Januari-Juli 2026 dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Kendaraan komersial atau niaga menjadi salah satu penopang utama pertumbuhan tersebut. Kepala Wilayah Daihatsu Jawa Barat Arief Budianto mengatakan, pertumbuhan penjualan Daihatsu melampaui pasar mobil Jawa Barat yang naik sekitar 15 persen pada periode yang sama. Dengan capaian tersebut, Daihatsu menguasai sekitar 15,3 persen pasar mobil Jawa Barat sekaligus mempertahankan posisi sebagai merek dengan penjualan terbesar kedua di provinsi tersebut. Kendaraan Niaga Jadi Penopang Pertumbuhan Daihatsu di Jawa Barat terutama ditopang performa kendaraan komersial sepanjang Januari-Juli 2026. Segmen MPV large cab over tercatat tumbuh 67 persen dengan pangsa pasar 95,5 persen. Sementara MPV large semi-bonnet meningkat 50 persen dengan pangsa pasar 62,5 persen. Pertumbuhan juga terjadi pada segmen low pick-up yang naik 37 persen dengan pangsa pasar mencapai 44,3 persen. Segmen kendaraan komersial tersebut diisi sejumlah produk Daihatsu, salah satunya Gran Max yang tersedia dalam pilihan pick-up, blind van, dan minibus. Gran Max banyak digunakan untuk berbagai kebutuhan usaha, mulai dari distribusi logistik, usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), hingga kendaraan operasional perusahaan. Kondisi berbeda terlihat pada beberapa segmen kendaraan penumpang. Segmen SUV medium tercatat turun 8 persen, sedangkan SUV kompak terkoreksi 10 persen dengan pangsa pasar sekitar 4,7 persen. Segmen LCGC MPV juga relatif stagnan ketika pasar pada kategori tersebut tumbuh sekitar 9 persen. Daihatsu Gran Max modifikasi di GIIAS 2026 Permintaan Gran Max Meningkat Peningkatan kendaraan niaga Daihatsu di Jawa Barat terjadi di tengah menguatnya permintaan kendaraan komersial secara nasional. Data wholesales pada Maret 2026 menunjukkan tiga dari lima mobil terlaris di Indonesia berasal dari segmen kendaraan niaga. Gran Max blind van dan minibus berada di posisi teratas, sedangkan Gran Max pick-up menempati peringkat keempat. Astra Daihatsu Sales Operation (ADSO) mencatat permintaan Gran Max meningkat dari rata-rata sekitar 3.300 unit menjadi 4.200 unit per bulan. Peningkatan tersebut berlangsung beriringan dengan perluasan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), yang membutuhkan kendaraan untuk distribusi makanan dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) menuju sekolah-sekolah. Meski demikian, Daihatsu belum mengungkapkan seberapa besar kontribusi kebutuhan kendaraan untuk program MBG terhadap peningkatan penjualan Gran Max. Dengan demikian, program MBG belum dapat disebut sebagai penyebab langsung meningkatnya penjualan kendaraan niaga Daihatsu. Hadir di GIIAS Bandung 2026 Daihatsu turut meramaikan GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) Bandung 2026 yang berlangsung pada 9-13 September 2026 di Grand Sudirman Ballroom, Kota Bandung. Marketing Director and Corporate Function Director PT Astra Daihatsu Motor (ADM) Rokky Irvayandi mengatakan, keikutsertaan Daihatsu menjadi bagian dari upaya perusahaan mendekatkan produk dan layanan kepada konsumen Jawa Barat. “Capaian ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus menghadirkan produk dan layanan yang relevan,” ujar Rokky. Mengusung tema “Karena Kamu Ada, Semua Jadi Mudah”, Daihatsu membawa tiga model unggulan, yakni Rocky Hybrid ACTIVe, Terios Special Edition, dan New Sigra. Rocky Hybrid ACTIVe membawa teknologi e-SMART Hybrid, sedangkan Terios Special Edition hadir dalam jumlah terbatas dengan sejumlah sentuhan yang membuat tampilannya lebih sporty. Sementara New Sigra ditampilkan sebagai kendaraan LCGC tiga baris untuk memenuhi kebutuhan mobilitas keluarga. Daihatsu juga menghadirkan program Gebyar Merdeka yang berlangsung secara nasional pada 1 Agustus-31 Oktober 2026. Konsumen yang membeli kendaraan Daihatsu berkesempatan mendapatkan sejumlah hadiah, termasuk satu unit Gran Max Urban Retro. Selain itu, tersedia program tukar tambah, kredit khusus, diskon, hingga konsultasi dokter gratis.