Belakangan ini, ramai di media sosial pengguna Daihatsu Gran Max yang mengeluhkan pencurian terhadap electronic control unit (ECU) mobilnya. Salah satunya terjadi pada mobil dinas milik sebuah kantor. Kaca mobil tersebut dijebol, kemudian ECU diambil oleh pencuri. Kejadian itu diceritakan oleh akun @ezafazlandikar melalui unggahan di media sosial Threads. Unggahan tersebut kemudian mendapat banyak balasan dari warganet yang mengaku mengalami kejadian serupa. ECU Dicuri, Mobil Tidak Bisa Digunakan Menanggapi kejadian tersebut, Imam Edyanto, After Sales Service Management Division Head di PT Astra Daihatsu Motor (ADM), mengatakan, tidak ada tips khusus untuk menghindari pencurian ECU Gran Max. Sebab, kondisi yang terjadi merupakan tindakan kriminal yang dilakukan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab. Gran Max Blind Van 1.5 M/T AC PS "Sebaiknya mobil parkir di tempat yang aman dan terpantau, serta pastikan pintu terkunci dengan benar. Bila butuh perbaikan pada kendaraan silahkan hubungi jaringan bengkel resmi terdekat," ujar Imam, saat dihubungi Kompas.com, belum lama ini. Imam mengatakan, ECU merupakan salah satu komponen penting pada kendaraan. Komponen ini berfungsi mengatur berbagai perintah yang berhubungan dengan mesin. Karena itu, ketika ECU Gran Max dicuri, mobil sudah tidak bisa digunakan alias mogok. "Mulai Rp 2,85 juta, tergantung variannya," kata Imam. Biaya Penggantian ECU Capai Jutaan Rupiah Pencurian ECU tidak hanya membuat pemilik kehilangan komponen kendaraan, tetapi juga menimbulkan biaya perbaikan yang cukup besar. Daihatsu Gran Max GIICOMVEC 2026 Berdasarkan keterangan ADM, biaya penggantian ECU Gran Max mulai Rp 2,85 juta. Namun, nominal tersebut bergantung pada varian kendaraan yang digunakan. Pemilik yang mengalami kehilangan ECU disarankan menghubungi jaringan bengkel resmi Daihatsu terdekat untuk mendapatkan penanganan. Selain memastikan pintu terkunci dengan benar, pemilik juga perlu memperhatikan lokasi parkir kendaraan. Tempat yang aman dan terpantau dapat membantu mengurangi risiko terjadinya pencurian. Meski demikian, langkah tersebut bukan jaminan kendaraan terbebas dari tindak kriminal. Pencurian ECU tetap merupakan tindakan yang dilakukan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.