Di tengah kondisi pasar otomotif yang menantang pada 2026, Daihatsu fokus mempertahankan posisi sebagai merek dengan penjualan terbesar kedua di Indonesia. Daihatsu mencatat penjualan ritel sebanyak 84.959 unit sepanjang Januari-Juli 2026. Angka tersebut meningkat 9 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang mencapai 77.936 unit. Capaian tersebut membuat Daihatsu tetap berada di posisi kedua penjualan mobil nasional. Posisi ini telah dipertahankan Daihatsu selama 17 tahun berturut-turut. Daihatsu menilai proyeksi pasar mobil nasional sebesar 850.000 unit yang ditetapkan Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) pada tahun ini masih realistis. New Daihatsu Sigra di GIIAS 2026 Hal tersebut mengacu pada pencapaian pasar pada semester I 2026 yang mencapai sekitar 434.000 unit. "Sampai saat ini kita sebenarnya, kalau dari market, dari Gaikindo, dengan 850.000, dengan pencapaian kemarin semester 1 yang 434.000 itu, sebenarnya kalau diproyeksikan sampai dengan akhir tahun, 850.000 masih relevan," kata Tri Mulyono, Daihatsu Sales Operation, di GIIAS 2026, di ICE BSD, Tangerang. Peringkat Dua Namun Tri mengatakan, target tersebut rentan karena dipengaruhi oleh banyak faktor. "Namun, Daihatsu menyadari bahwa volume penjualan secara keseluruhan sangat dipengaruhi berbagai faktor eksternal," kata Tri. "Karena itu, perusahaan tidak menjadikan volume sebagai satu-satunya tolok ukur pencapaian tahun ini," ungkapnya. Daihatsu Terios Special Edition GIIAS 2026 Tri mengatakan, target utama Daihatsu mempertahankan peringkat kedua di pasar otomotif nasional. "Tetapi kalau berbicara volume, ini sesuatu yang menurut saya tidak bisa kita kontrol. Banyak eksternalnya. Sehingga yang menjadi target dari Daihatsu sebenarnya adalah mempertahankan ranking nomor 2. Ini yang sampai saat ini dipegang di jajarannya di Daihatsu," ujarnya. Target tersebut sejalan dengan kinerja Daihatsu sepanjang tahun ini. Berdasarkan data penjualan ritel Januari-Juli 2026, Daihatsu membukukan pertumbuhan 9 persen secara tahunan. "Tahun lalu 16,5 persen. Sampai semester 1 kemarin kita 16,6 persen. Tapi yang tadi, yang menjadi strong point-nya kita adalah mempertahankan nomor dua," ungkapnya. Daihatsu Xenia di GIIAS 2026 Penopang Penjualan Kinerja Daihatsu sepanjang Januari-Juli 2026 masih ditopang sejumlah model utama. Tiga model menyumbang sekitar 74 persen dari total penjualan ritel Daihatsu. Gran Max Pick Up menjadi kontributor terbesar dengan penjualan 29.099 unit atau sekitar 34 persen dari total penjualan. Selanjutnya, Sigra menyumbang 19.427 unit atau sekitar 23 persen. Kemudian Gran Max Mini Bus mencatat penjualan 14.698 unit atau sekitar 17 persen. Sementara itu, model lainnya seperti Terios, Xenia, Ayla, Rocky, Luxio, dan Sirion secara keseluruhan menyumbang 21.735 unit atau sekitar 26 persen. Komposisi tersebut menunjukkan bahwa kendaraan komersial ringan dan mobil keluarga masih menjadi penopang utama penjualan Daihatsu di Indonesia.