Daihatsu tidak hanya menghadirkan model produksi dan penyegaran produk di Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026. Pabrikan asal Jepang itu juga membawa tiga mobil konsep yang sebelumnya dipamerkan pada Japan Mobility Show (JMS) 2025. Salah satu yang paling mencuri perhatian ialah Daihatsu K-Open Running Prototype. Mobil konsep bergaya roadster ini menjadi evolusi dari keluarga Copen yang selama ini dikenal sebagai mobil sport mungil khas Jepang. Daihatsu K-Open Running Prototype di GIIAS 2026 Berbeda dengan konsep statis, K-Open Running Prototype merupakan kendaraan studi pra-produksi yang benar-benar dibangun untuk diuji di jalan. Daihatsu mengembangkan mobil ini dengan filosofi "buat, kendarai, uji" guna mempertahankan kesenangan berkendara yang menjadi ciri khas Copen sekaligus menyiapkannya untuk masa depan. Desain Mungil Sekilas, K-Open masih mempertahankan proporsi khas roadster dua pintu berukuran ringkas. Dimensinya tetap mengikuti regulasi mobil kei di Jepang, dengan panjang 3.395 mm, lebar 1.475 mm, tinggi 1.280 mm, serta jarak sumbu roda 2.230 mm. Daihatsu K-Open Running Prototype di GIIAS 2026 Bagian depan tampil agresif. Lampu utama berbentuk bulat dipadukan dengan garis bodi yang tegas sehingga memberi kesan modern tanpa menghilangkan identitas klasiknya. Fender depan dan belakang dibuat lebih berotot, sementara posisi roda berada dekat ke sudut bodi sehingga menghasilkan postur yang rendah dan lebar. Proporsi tersebut semakin menegaskan karakter mobil sport ringan yang mengutamakan kelincahan. Di bagian belakang, desain dibuat sederhana namun tetap sporty dengan lampu horizontal tipis serta diffuser yang memperkuat kesan performa. Salah satu detail yang menarik perhatian ialah penggunaan panel atap bermotif serat karbon. Daihatsu K-Open Running Prototype di GIIAS 2026 Sentuhan yang bukan hanya mempertegas karakter sport, tetapi juga sejalan dengan konsep pengurangan bobot. Kabinnya dirancang untuk dua penumpang dengan tata letak yang berorientasi kepada pengemudi. Seluruh elemen dibuat sederhana agar pengemudi dapat lebih fokus menikmati sensasi berkendara. Kesenangan Berkendara K-Open Running Prototype dikembangkan dengan tiga prinsip utama, yakni bobot ringan, pusat gravitasi rendah, dan distribusi bobot yang optimal. Untuk mendapatkan pusat gravitasi lebih rendah, mesin dipasang dalam posisi miring. Distribusi bobot depan dan belakang dibuat lebih seimbang melalui konfigurasi mesin depan dengan penggerak roda belakang. Pendekatan tersebut diharapkan mampu menghadirkan karakter pengendalian yang lebih lincah dan menyenangkan, sesuatu yang selama ini menjadi daya tarik mobil sport berukuran kecil. Kehadiran Daihatsu K-Open Running Prototype di GIIAS 2026 menjadi kesempatan bagi pengunjung Indonesia untuk melihat langsung arah pengembangan mobil sport kompak Daihatsu.