Daihatsu menjadi salah satu merek otomotif yang memiliki perjalanan panjang di industri kendaraan nasional. Sejak hadir di Indonesia pada 1978, pabrikan asal Jepang tersebut terus memperluas kapasitas produksi hingga menjadikan Indonesia sebagai salah satu basis manufaktur dan ekspor di kawasan. Seiring berkembangnya pasar otomotif nasional, produksi Daihatsu juga meningkat secara signifikan. Bahkan, hingga 2025, total kendaraan yang diproduksi PT Astra Daihatsu Motor (ADM) telah melampaui 9 juta unit. Marketing Director & Corporate Function Director ADM, Rokky Irvayandi mengatakan, pencapaian tersebut menjadi salah satu tonggak penting dalam perjalanan Daihatsu di Indonesia. Daihatsu Segarkan Sigra, Luncurkan Terios Special Edition dan Gran Max Baru di GIIAS 2026 "Nah sampai dengan saat ini sudah lebih dari 9 juta unit yang diproduksi di pabrik PT Astra Daihatsu Motor," kata Rokky di ICE BSD City, belum lama ini. Menurut Rokky, perjalanan menuju angka tersebut tidak terjadi dalam waktu singkat. Daihatsu membutuhkan waktu puluhan tahun untuk mencapai produksi satu juta unit pertama. "Lalau kita lihat tahun ke tahun, 1 juta pertama itu kita capai dalam kurun waktu 27 tahun. Itu tercapai pada tahun 2005," katanya. Namun, setelah industri otomotif nasional berkembang dan kapasitas produksi meningkat, laju produksi Daihatsu menjadi jauh lebih cepat. "Namun, sejak tahun 2013 sampai dengan saat ini, setiap 2 tahun diproduksi 1 juta unit. Jadi, 1 juta setiap 2 tahun, 1 juta setiap 2 tahun. Sehingga pada tahun 2025 yang lalu tercapailah produksi ke-9 juta unit," katanya. Performa Daihatsu selama berbisnis di Indonesia. Basis Ekspor Rokky menjelaskan, kendaraan yang diproduksi di Indonesia tidak hanya dipasarkan untuk memenuhi kebutuhan domestik. Sebagian besar juga dikirim ke berbagai negara sebagai komoditas ekspor. "(Sekitar) 30 persennya adalah untuk memenuhi pasar ekspor," kata Rokky. "Kemana? Ada lebih dari 60 negara tujuan ekspor Daihatsu. Ada di ASEAN, Asia Timur, Asia Selatan, kemudian ada Timur Tengah, Afrika, dan juga Amerika Selatan," ujarnya. Ekspor tersebut menunjukkan bahwa Indonesia memiliki peran penting dalam jaringan produksi global Daihatsu. Daihatsu Gran Max Blind Van 1.5 M/T AC PS meluncur di GIIAS 2026 Standar Global Berbagai model yang diproduksi di pabrik ADM telah memenuhi standar kualitas yang diterapkan untuk pasar internasional. "Ini membuktikan bahwa produk-produk hasil produksi PT Astra Daihatsu Motor bisa diterima dengan baik di berbagai negara. Karena kualitasnya sudah memenuhi standar kualitas global," katanya. Pencapaian produksi lebih dari 9 juta unit sekaligus mempertegas posisi Indonesia sebagai salah satu basis manufaktur utama Daihatsu. Selain memenuhi permintaan pasar dalam negeri, fasilitas produksi ADM juga menjadi penopang ekspor kendaraan ke puluhan negara di berbagai kawasan dunia.