Di tengah kondisi pasar otomotif yang masih menghadapi berbagai tantangan ekonomi, Daihatsu berhasil mencatatkan pertumbuhan penjualan pada semester I 2026. Capaian tersebut sekaligus memperkuat posisi Daihatsu sebagai salah satu pemain utama di pasar otomotif nasional. Marketing Director & Corporate Function Director PT Astra Daihatsu Motor (ADM) Rokky Irvayandi mengatakan, hingga Juni 2026 Daihatsu membukukan penjualan sekitar 72.000 unit. Daihatsu berada di posisi kedua penjualan terbesar di bawah Toyota, dengan total pangsa pasar pada Juni 2026, mencapai 16,6 persen. Daihatsu Terios Special Edition GIIAS 2026 "Saya ingin bicara performa Daihatsu dulu di Indonesia sampai dengan Juni atau semester I 2026," Rokky di GIIAS 2026, di ICE BSD CIty, belum lama ini. Rokky mengatakan, tengah kondisi ekonomi yang menantang, pihaknya bersyukur masih bisa mencapai angka penjualan 72.000 unit. "Kalau dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun lalu, ada kenaikan sebesar 8 persen. Jadi, kami masih bisa mencatatkan kenaikan penjualan pada tahun ini dibandingkan tahun lalu," katanya. "Sekaligus kami juga berhasil mempertahankan posisi nomor dua di pasar otomotif Indonesia dengan market share 16,6 persen," ujar Rokky. Dominasi Di Bawah Rp 300 juta Rokky menjelaskan, struktur pasar otomotif Indonesia masih didominasi kendaraan dengan harga terjangkau. Kondisi tersebut menjadi salah satu faktor yang mendukung performa Daihatsu. New Daihatsu Sigra di GIIAS 2026 Menurutnya, sekitar separuh pasar otomotif nasional berada pada segmen kendaraan dengan harga di bawah Rp 300 juta, yang menjadi fokus utama Daihatsu. "Kalau saya bedah lagi, pasar Indonesia berdasarkan harga, kurang lebih 50 persen dari total adalah kendaraan dengan harga di bawah Rp 300 juta. Daihatsu bermain di segmen itu," ujarnya. "Di segmen di bawah Rp 300 juta ini, Daihatsu menjadi market leader dengan market share kurang lebih 33,5 persen," katanya. Dominasi di segmen tersebut menunjukkan strategi Daihatsu yang konsisten menghadirkan kendaraan dengan harga terjangkau masih relevan dengan kebutuhan masyarakat Indonesia. Daihatsu Ayla 1.2 R ADS di Gaikindo Jakarta Auto Week (GJAW) 2025 Pembeli mobil pertama Selain kuat di segmen harga, Daihatsu juga mengandalkan konsumen yang baru pertama kali membeli mobil. Kelompok ini menjadi kontributor terbesar terhadap penjualan merek berlambang "D" tersebut. Rokky mengatakan, salah satu fokus Daihatsu adalah memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk beralih dari sepeda motor ke mobil. "Oke, terkait pembeli mobil pertama, tadi kita sudah bahas bahwa Daihatsu fokus pada industrialisasi. "Tapi tidak hanya itu, kami juga fokus pada motorisasi dengan memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk bisa memiliki mobil pertamanya," kata Rokky. Daihatsu Sirion GIIAS 2026 Menurut Rokky, secara nasional pembeli mobil pertama mendominasi pasar otomotif Indonesia. Namun, kontribusinya di Daihatsu bahkan lebih besar. "Kalau kita lihat total pasar Indonesia, pembelian mobil didominasi oleh pembeli mobil pertama. Di total market, angkanya mencapai 54 persen," ujarnya. "Daihatsu bagaimana? Daihatsu bahkan lebih besar lagi kontribusinya, yaitu 66 persen merupakan pembeli mobil pertama," kata Rokky. "Daihatsu memang fokus pada pembeli mobil pertama, khususnya orang-orang yang sebelumnya menggunakan sepeda motor," ujarnya. "Ada 90 persen yang sebelumnya menggunakan sepeda motor, yang artinya mereka melakukan step up menjadi pembeli mobil pertama," katanya.