Daihatsu Xenia terus memperkuat posisinya sebagai salah satu pilihan utama di segmen Low MPV (LMPV) tanah air. Menariknya, dari seluruh jajaran lini produk jagoan Daihatsu ini, varian bermesin 1.300 cc justru menjadi primadona utama yang paling mendominasi jalanan. Tri Mulyono, Customer Relation Division Head PT Astra International Tbk - Daihatsu Sales Operation (AI DSO), mengungkapkan bahwa mayoritas konsumen Xenia lebih memilih kapasitas mesin yang lebih efisien tersebut. Daihatsu Xenia R 1.300 milik Syarif "Secara transmisi (dan dapur pacu), Xenia didominasi oleh engine 1.3 sebanyak 90 persen. Untuk tipenya sendiri, tidak terlalu beda signifikan, kurang lebih 45 banding 55 antara tipe R dan tipe X," ujar Tri Mulyono kepada Kompas.com, Kamis (16/7/2026). Tri menambahkan, dari portofolio penjualan yang ada, konsumen Indonesia juga lebih menyukai tampilan yang bersih. Terbukti, varian standar jauh lebih diminati dibandingkan varian dengan kosmetik tambahan. "Saat ini didominasi oleh varian standar, porsi untuk varian aksesoris atau ADS (Astra Daihatsu Styling) hanya pelengkap opsi saja," katanya. Kredit Fleksibel Melihat tingginya antusiasme pada varian 1.3L ini, Daihatsu menyediakan fleksibilitas pembiayaan bagi calon konsumen yang ingin melakukan pembelian secara non-tunai di tahun 2026. Skema yang ditawarkan dirancang agar bisa menyesuaikan kemampuan finansial masing-masing individu. "Untuk skema kredit Xenia beragam opsi yang bisa dipilih oleh customer, baik dari durasi tenor hingga 8-9 tahun, ataupun besaran DP dan angsuran yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan customer," kata Tri. Selain kemudahan tenor panjang, Daihatsu juga memfasilitasi konsumen yang ingin mengganti mobil lamanya dengan All New Xenia melalui program khusus. "Selain itu, Daihatsu bekerjasama dengan OLXmobbi juga untuk memberikan program trade in (tukar tambah) yang attractive," ucap Tri. Simulasi Kredit Bagi konsumen yang membidik varian tengah yang kaya fitur seperti Daihatsu Xenia 1.3 R CVT, unit ini dipasarkan dengan harga Rp 260.350.000 (On The Road Jakarta). Salah satu skema pembiayaan yang jamak digunakan adalah skema ADDB (Angsuran Dibayar Di Belakang), di mana pembayaran pertama sudah memuat DP, biaya admin, provisi, asuransi kombinasi, dan fidusia. Jika konsumen mengincar uang muka rendah demi mengamankan modal di awal, tersedia opsi DP minimal 10 persen dengan total pembayaran pertama sebesar Rp 45.944.496. Mengacu pada opsi tenor 84 bulan atau 7 tahun, angsuran bulanannya berada di angka Rp 4.327.000. Namun, bagi konsumen yang ingin mengejar cicilan yang lebih longgar, menaikkan DP menjadi 30 persen menjadi langkah bijak. Dengan total pembayaran pertama sebesar Rp 97.754.146, angsuran bulanan untuk tenor 7 tahun dapat dipangkas secara signifikan menjadi Rp 3.365.000 saja per bulan.