Salah satu mobil konsep Daihatsu yang menarik perhatian di Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 adalah K-Vision. Mobil ini menjadi gambaran arah pengembangan MPV ringkas Daihatsu di masa depan dengan mengusung konsep kei car khas Jepang. Marketing Director & Corporate Function Director PT Astra Daihatsu Motor (ADM) Rokky Irvayandi mengatakan, K-Vision merupakan mobil konsep yang nantinya akan dibekali teknologi hybrid. Daihatsu K-Vison Concept di GIIAS 2026 "K-Vision itu Kei-Car. Tapi yang nantinya akan menggunakan series hybrid, yang dikembangkan sama Daihatsu," ujarnya saat pembukaan GIIAS 2026, di ICE BSD, Tangerang. Kei Car dengan Sentuhan Modern Daihatsu K-Vision Concept yang pertama kali diperkenalkan pada Japan Mobility Show (JMS) 2025. Mobil konsep ini tampil kompak dengan proporsi yang kokoh. Overhang depan dan belakang dibuat pendek sehingga memberikan kesan stabil. Daihatsu K-Vison Concept di GIIAS 2026 Permukaan bodinya tampil sederhana dan bersih, cenderung fungsional, tetapi tetap dibalut ekspresi ramah yang mengingatkan pada mobil-mobil mikro Jepang pasca-Perang Dunia II. Di tengah tren desain mobil modern yang agresif dengan lampu depan tipis bergaya digital, pendekatan K-Vision justru terasa berbeda dan menyegarkan. Konsep K-Vision lebih menonjolkan fungsi dibanding sekadar pertunjukan desain. Filosofi tersebut lahir dari daihatsumei, yakni inovasi yang berangkat dari empati terhadap kebutuhan masyarakat. Daihatsu K-Vison Concept di GIIAS 2026 Area kaca yang dibuat tegak memberikan visibilitas lebih luas sekaligus menciptakan kesan kabin yang lapang. Proporsinya terlihat seimbang, desain mobil ini diawali dari kebutuhan ruang dan penggunanya sebelum membentuk garis-garis bodi. Tampil praktis tanpa kehilangan daya tarik. e-Smart Hybrid K-Vision dikembangkan menggunakan arsitektur Daihatsu New Global Architecture (DNGA) generasi terbaru yang telah dirancang untuk mendukung kebutuhan elektrifikasi. Di samping mobil konsep tersebut Daihatsu turut memajang mesin hybrid baru yang menjadi gambaran teknologi penggerak yang akan digunakan. Kemungkinan mobil konsep ini dibekali sistem e-Smart Hybrid atau series hybrid, seperti yang juga digunakan pada Rocky Hybrid. Teknologi tersebut diklaim mampu meningkatkan efisiensi, memberikan respons akselerasi yang lebih baik, serta menghasilkan suara mesin yang lebih halus.