Segmen MPV keluarga di Indonesia kini makin beragam. Tidak hanya diisi model bermesin konvensional, pilihan kendaraan listrik seperti BYD M6 juga mulai dilirik sebagai alternatif. Di sisi lain, model konvensional seperti Daihatsu Xenia menjadi salah satu MPV yang banyak dipilih oleh keluarga Indonesia karena menawarkan konfigurasi tujuh penumpang dan dinilai irit untuk mobilitas Ibu Kota. Meski berada di segmen yang sama, keduanya menawarkan pendekatan berbeda, terutama dari sisi biaya operasional. Lantas, mana yang lebih irit untuk penggunaan harian? Secara spesifikasi, BYD M6 yang dipasarkan di Indonesia dibekali baterai berkapasitas 55,4 kWh untuk tipe Standard dengan jarak tempuh 420 km. Sementara tipe Superior menggunakan baterai 71,8 kWh dengan jarak tempuh hingga 530 km. Adapun Daihatsu Xenia mengusung mesin 2NR-VE 1.5L, 4 silinder, 16 katup, DOHC with Dual VVT-i, yang dipadukan dengan transmisi CVT. Untuk perbandingan, saya menggunakan simulasi penggunaan harian dengan rute Jakarta-Tangerang pulang-pergi sejauh 60 km selama 30 hari. Berdasarkan hasil pengujian redaksi, konsumsi daya BYD M6 tercatat sekitar 5,7 km per kWh. Dengan demikian, untuk menempuh jarak 60 km, mobil ini membutuhkan energi sekitar 10,5 kWh. Tim Merapah Trans-Jawa 2024 Pesona Pesisir Selatan Jawa yang mengandalkan Daihatsu Xenia 1.5 R MT pada etape kedua Jika mengacu pada tarif pengisian di Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) sebesar Rp 2.466,74 per kWh dan dibulatkan menjadi Rp 2.500 per kWh, maka biaya yang dibutuhkan sekitar Rp 27.000 per hari. Dalam 30 hari, total biaya operasionalnya mencapai Rp 810.000. Sementara itu, berdasarkan pengujian redaksi, Daihatsu Xenia mencatat konsumsi bahan bakar sekitar 12 kilometer per liter. Dengan asumsi menggunakan Pertamax (RON 92) seharga Rp 12.300 per liter per April 2026, maka untuk menempuh jarak 60 km dibutuhkan biaya sekitar Rp 61.500 per hari. Jika dikalikan 30 hari, total biaya bahan bakar yang diperlukan mencapai Rp 1.845.000. Dari perhitungan tersebut, terlihat bahwa biaya operasional BYD M6 jauh lebih rendah dibandingkan Daihatsu Xenia untuk penggunaan harian dengan jarak yang sama. Meski demikian, pilihan kendaraan tetap perlu disesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi masing-masing pengguna, termasuk akses terhadap infrastruktur pengisian daya serta pola penggunaan kendaraan sehari-hari. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang