Pebalap Ducati, Marc Marquez, buka suara terkait tertundanya penandatanganan kontrak barunya di MotoGP. Marquez menegaskan, isu durasi kontrak bukan satu-satunya kendala dalam negosiasi dengan Ducati Corse. Menurutnya, kondisi fisik menjadi pertimbangan utama sebelum mengambil keputusan jangka panjang. “Kami sedang mengerjakannya dengan Ducati, tetapi ideal bagi mereka adalah dua tahun karena kalau tidak, Anda berada di tengah-tengah ketidakpastian (siklus kontrak),” ujar Marquez dikutip dari Crash, Sabtu (21/2/2026). Pebalap Ducati Lenovo Team, Marc Marquez, mengendarai motornya dalam sesi Practice MotoGP Indonesia 2025 di Sirkuit Internasional Mandalika di Mandalika, Nusa Tenggara Barat pada 3 Oktober 2025. (Foto oleh SONNY TUMBELAKA / AFP) “Namun saat ini, yang paling penting bagi saya adalah memulai pramusim dengan perasaan semakin membaik," katanya. “Saya merasakan satu langkah kecil, tetapi tetap langkah maju, antara tes Malaysia dan di sini (tes Thailand)," kata Marquez. Menurut dia, perkembangan kondisi bahunya yang cedera pada Oktober lalu menjadi faktor krusial sebelum menyetujui kontrak dua tahun seperti yang diinginkan Ducati. “Jadi, mari kita lihat apakah saya merasa lebih baik dengan kondisi fisik saya. Jika saya merasa seperti hari ini, di mana saya merasakan sedikit kemajuan pada bahu saya, dan besok ada kemajuan lagi, maka tidak akan menjadi masalah bagi saya untuk menandatangani kontrak dua tahun," kata Marquez. Pebalap Ducati Lenovo Team, Marc Marquez, mengendarai motornya dalam sesi kualifikasi menjelang MotoGP Mandalika 2025 di Sirkuit Internasional Mandalika di Mandalika, Nusa Tenggara Barat pada 4 Oktober 2025. (Foto oleh Sonny TUMBELAKA / AFP) “Cedera ini adalah batasan terbesar saya. Dari pengalaman, ketika Anda cedera, Anda tidak bisa membuat keputusan dan menandatangani kontrak," ujarnya. “Memang benar ada yang tetap melakukannya, karena ketika kontrak sudah ada di depan Anda, meski sedang cedera, Anda tetap harus membuat keputusan," katanya. Setelah mendominasi musim 2025 dan merebut gelar juara dunia ketujuh, banyak pihak menilai perpanjangan kontraknya untuk musim 2027 hanya tinggal menunggu waktu. Namun, belum adanya pengumuman resmi memunculkan spekulasi bahwa kedua belah pihak belum sepakat soal durasi kontrak baru. Marc Marquez Marquez meluruskan kabar tersebut. Ia mengakui belum ingin berkomitmen sebelum benar-benar yakin dengan kondisi fisiknya. “Tetapi yang terpenting bagi saya adalah memahami bagaimana kondisi cedera baru saya," ujarnya. “Perkembangannya berjalan ke arah yang baik, meski masih ada pekerjaan yang harus dilakukan. Karena itu, kami juga bekerja sama dengan Ducati dengan cara yang baik,” kata Marquez. Di sisi lain, rumor juga berembus kencang mengenai masa depan rekan setimnya, Francesco Bagnaia. Pebalap asal Italia itu dikabarkan berpeluang hengkang ke Aprilia Racing pada musim 2027. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang