Legenda balap asal Italia, Valentino Rossi, menanggapi kondisi anak didiknya, Francesco Bagnaia, usai kedatangan Marc Marquez di Ducati musim lalu. Dia secara tak langsung membenarkan, Bagnaia kalah mentereng dari pebalap berjuluk The Baby Alien tersebut.Menurut Rossi, Bagnaia tak benar-benar kehilangan tajinya di lintasan. Hanya saja, kata dia, juara dunia dua kali itu sedang tak berada di kondisi terbaiknya. "Tahun lalu, dia sebenarnya benar-benar 'lapar' dan menunjukkan performa terbaiknya. Namun, dia memang kelihatan agak hilang arah belakangan ini," ujar Valentino Rossi, dikutip dari Motosan, Sabtu (14/3).Bagnaia dan Marquez. Foto: SOPA Images/LightRocket via Gett/SOPA ImagesKetika baru gabung Ducati, Marquez langsung bisa nyetel dan tampil mengesankan di lintasan. Kondisi itu, kata Rossi, membuat mental Bagnaia terserang. Lebih lagi, Marquez punya pendekatan yang berbeda dengan pebalap yang akrab disapa Pecco tersebut."Ketika Marquez pertama tiba (di Ducati) dan langsung bisa tampil kencang, (kondisi) itu tentu tak mudah secara mental (untuk Bagnaia)," tuturnya."Pecco ingin melakukan semuanya dengan sempurna, dia punya gaya balap yang sangat bersih. Sementara di sisi lain, Marquez bisa melaju kencang bahkan saat segalanya terasa tak sempurna," tambahnya.[Gambas:Youtube]Bukan hanya mentalitas, Bagnaia juga kerap bermasalah dengan setting-an ban saat perlombaan. Menurut Rossi, pebalap 28 tahun itu selalu mengalami penurunan performa di akhir-akhir balapan."Tahun lalu, Pecco sangat kuat di akhir-akhir perlombaan. Dia selalu memiliki daya cengkeram ban yang lebih baik daripada pebalap lain. Sekarang dia justru lebih lambat di lap-lap terakhir," kata Rossi.Sebagai catatan, setelah kedatangan Marquez di awal tahun lalu, situasi Bagnaia memang tak mudah. Bahkan, ketika Marquez juara dunia, dia hanya mampu finis ke-5 di klasemen akhir. Kondisi tersebut agaknya kembali terulang di musim ini.