Marc Marquez memang sedang terpuruk di awal MotoGP 2026. Namun pebalap Aprilia Racing, Jorge Martin, menegaskan bahwa, pebalap Ducati tersebut tetap tidak boleh dicoret dari daftar kandidat juara dunia musim ini.Marquez saat ini tengah menghadapi situasi sulit. Selain dibekap cedera pada bahunya, juara dunia 9 kali itu juga mengalami patah tulang kaki usai mengalami kecelakaan Sprint Race Le Mans akhir pekan lalu.Cedera tersebut membuat pebalap tim pabrikan Ducati itu harus menjalani operasi ganda buat memulihkan kondisi kaki dan sarafnya. Kerusakan saraf itu disebut berkaitan dengan serpihan logam akibat kecelakaan di Mandalika musim lalu. Akibat kondisi tersebut, Marquez dipastikan absen MotoGP Catalunya pada akhir pekan ini. Situasi itu bikin posisi Marquez tertinggal semakin jauh dari para rival di klasemen sementara.Saat ini Marquez sudah tertinggal 71 poin dari pemuncak klasemen Marco Bezzecchi. Jika gagal mendulang poin lagi di Catalunya, selisih tersebut bisa melebar hingga 108 angka.Meski begitu, Marquez tetap dinilai masih punya peluang memperebutkan gelar MotoGP 2026. Hal itu tercermin pada MotoGP musim lalu, di mana Marquez mampu bangkit dalam kondisi yang sulit.Musim lalu, Marquez sukses mengunci gelar juara dunia di Jepang dengan keunggulan fantastis 201 poin. Bahkan setelah absen dalam lima balapan terakhir akibat cedera Mandalika, ia masih mampu mengakhiri musim dengan margin 78 poin atas Alex Marquez."Bagi saya juga, jika ada seseorang yang telah membuktikan bahwa dia bisa bangkit dari titik terendah ke titik tertinggi lagi, orang itu adalah Marc," ungkap Martin dikutip laman Crash. "Jadi kita tidak bisa mengabaikannya. Saya harap dia pulih dan segera kembali bersama kita," sambung Martin.Di tengah kondisinya saat ini, Marquez bahkan masih sempat menunjukkan kecepatannya di Le Mans. Dalam sesi diskusi emosional di pit Ducati, ia mengaku masalah saraf membuatnya kehilangan setengah detik dari batas maksimal kemampuannya.Meski demikian, Marquez tetap mampu memecahkan rekor lap resmi Le Mans saat menjalani Kualifikasi 1, hanya beberapa jam sebelum mengalami kecelakaan highside di Sprint Race.