Marc Marquez kembali mengalami cedera patah tulang pada MotoGP Perancis 2026. Padahal, cedera yang dialaminya tahun lalu di Mandalika belum sembuh dan masih mempengaruhi performanya di musim ini. Nasib sial seolah belum mau beranjak dari pebalap Ducati tersebut. Setelah sempat didera cedera panjang sejak 2020, pebalap berjuluk The Baby Alien ini dikabarkan baru saja menjalani prosedur operasi ketujuh pada lengan kanannya. Kondisi fisik Marquez memang menjadi sorotan tajam. Pasalnya, dia sempat absen di sisa musim 2025 akibat retak kecil pada bahu kanan pasca-insiden di balapan sprint MotoGP Indonesia tahun lalu. Terbaru, kecelakaan di MotoGP Perancis 2026 akhir pekan kemarin memaksa juara dunia delapan kali itu kembali masuk ruang bedah. Melansir video bertajuk ‘Inside-Ducati’ yang dirilis tim pabrikan asal Bologna tersebut pada Rabu (13/5/2026), terungkap momen emosional Marquez di dalam pit box. Video ringkasan akhir pekan yang telah disetujui oleh manajemen Ducati itu memperlihatkan betapa hancurnya perasaan pebalap asal Spanyol tersebut. Meski dia juga mengalami patah jari kelingking kaki kanan saat balapan sprint di Le Mans, cedera tersebut dinilai ringan dan tidak akan menghentikannya jika dia tengah memperebutkan takhta juara dunia. Namun, masalah utama justru datang dari bahu kanannya yang tak kunjung pulih total. Sambil menangis terisak di kursinya, Marquez mengungkapkan kondisi sebenarnya yang dia sembunyikan selama ini. Marc Marquez saat sesi tes resmi Buriram 2026 “Saya belum mengatakan apa-apa,” kata Marquez, dalam video tersebut. Dia menjelaskan bahwa ada kendala teknis pada alat medis yang tertanam di tubuhnya. “Ada sekrup yang menimbulkan masalah di bahu saya. Kadang berfungsi, kadang tidak. Kadang berfungsi, kadang tidak,” ujarnya, sambil memperagakan gestur rasa sakit yang menusuk. Kondisi ini membuatnya mengambil keputusan besar untuk segera melakukan tindakan medis lanjutan sebelum seri berikutnya. “Itulah mengapa saya sudah menjadwalkan operasi setelah Catalunya. Saya balapan dengan satu setengah lengan,” ujar Marquez, dengan nada getir. Di tengah spekulasi mengenai masa depannya dan performanya yang naik-turun akibat faktor fisik, Marquez menegaskan bahwa motivasinya saat ini bukan lagi soal pengakuan. “Saya tidak punya apa-apa untuk dibuktikan,” ujarnya. Pebalap MotoGP asal Spanyol dari tim Ducati Lenovo, Marc Marquez, bereaksi di dalam garasi timnya pada hari kedua tes pramusim MotoGP 2026 di Sirkuit Internasional Sepang di Sepang pada 4 Februari 2026. Marquez sempat memecahkan rekor lap tercepat di Le Mans pada saat menjalani sesi kualifikasi Q1. Tapi, saat Q2, catatan waktunya turun drastis karena kondisi tubuhnya. “Saya bisa saja cepat. Hari ini saya memang cepat di Q1. Masalahnya, saya mengendarai motor setengah detik lebih lambat dari waktu lap terbaik saya, lalu saya mencoba memaksakan diri dan… itu sangat sulit. Bagian ini (bahu) tidak berfungsi, Anda bisa melihatnya dari data,” katanya. Marquez akan absen pada MotoGP Catalunya 2026 yang akan digelar akhir pekan ini. Saat ini, dirinya berada di peringkat ketujuh dengan 57 poin. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang