Juara dunia bertahan MotoGP, Marc Marquez, dipastikan absen pada seri MotoGP Catalunya 2026 di Barcelona, akhir pekan ini. Rider Ducati Lenovo tersebut masih menjalani pemulihan usai mengalami cedera serius akibat kecelakaan hebat saat sprint race MotoGP Prancis di Le Mans pekan lalu.Dikutip dari situs Crash, Ducati telah mengonfirmasi rencana susunan pebalap mereka untuk MotoGP Catalunya tanpa kehadiran Marquez. Pebalap asal Spanyol itu diketahui mengalami patah tulang metatarsal kaki kanan dan langsung menjalani operasi ganda di Madrid.Cedera tersebut memaksa Marquez melewatkan dua seri sekaligus, yakni MotoGP Prancis dan MotoGP Catalunya. Sebelumnya, Ducati juga mengungkap bahwa Marquez ikut menjalani prosedur operasi pada bahunya yang memang sudah bermasalah sejak beberapa waktu terakhir. Lalu siapa yang akan menggantikan Marquez di Barcelona?Dalam pernyataan singkat, Ducati mengatakan tidak akan mengganti Marquez di Barcelona. Artinya, Francesco 'Pecco' Bagnaia akan menjadi satu-satunya pebalap dari tim pabrikan.Pabrikan Borgo Panigale tidak memberikan penjelasan atas keputusannya untuk tidak menurunkan pebalap uji coba Michele Pirro sebagai penggantinya. Namun, karena Pirro kini sepenuhnya fokus pada pengembangan motor Ducati 850cc 2027, tidak banyak keuntungan yang bisa didapat kalau dia ikut serta dalam MotoGP Catalunya.Di sisi lain, Ducati juga tidak akan menurunkan pebalap WSBK, Nicolo Bulega, sebagai pengganti Marquez. Sebab Bulega bakal melakoni balap WSBK di Ceko akhir pekan ini.Meski demikian, Ducati tetap membuka peluang bagi Marquez untuk mencoba ikut latihan Jumat di Barcelona jika ia cukup fit. Setelah menjalani operasi, Ducati tak memberi kepastian kapan Marquez akan kembali, meskipun diharapkan ia akan kembali untuk Grand Prix Italia di akhir bulan ini.Berbicara pada hari Minggu di Grand Prix Prancis sebelum operasinya, bos Ducati, Davide Tardozzi, mengatakan bahwa Marquez tidak akan berpartisipasi dalam GP Catalunya."Seluruh Tim Ducati Lenovo mengirimkan doa dan harapan terbaik untuknya. Kami sangat sepakat dalam hal ini: kesehatannya tetap menjadi prioritas utama," ujar Tardozzi.