Cedera yang dialami Marc Marquez membuat peluang juara MotoGP 2026 semakin berat. Namun, dua rival utamanya yakni Marco Bezzecchi dan Jorge Martin menilai pebalap Ducati tersebut tetap belum habis dalam perebutan gelar musim ini. Marquez diketahui mengalami patah tulang kaki usai kecelakaan pada Sprint Race MotoGP Prancis di Le Mans, akhir pekan lalu. Pebalap asal Spanyol itu juga disebut tengah mengalami masalah saraf pada bagian bahu. Akibat kondisi tersebut, Marquez dipastikan absen pada MotoGP Catalunya akhir pekan ini. Situasi itu membuatnya berpotensi tertinggal hingga 108 poin dari pemuncak klasemen sementara, Marco Bezzecchi. Meski begitu, Bezzecchi menilai Marquez tetap menjadi ancaman besar. Apalagi musim lalu juara dunia sembilan kali tersebut tampil dominan dan sudah mengunci gelar saat seri Jepang, meski masih menyisakan lima balapan. Pebalap Aprilia Racing Marco Bezzecchi memacu kecepatan sepeda motornya dalam sesi kualifikasi Q2 MotoGP Indonesia 2025 di Sirkuit Internasional Pertamina Mandalika, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, Sabtu (4/10/2025). Marco Bezzecchi meraih pole position atau posisi pertama dalam posisi star MotoGP Mandalika 2025 setelah menjadi yang tercepat dalam sesi kualifikasi Q2 dengan catatan waktu terbaiknya 1 menit 28,832 detik. ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra/tom. “Marc memenangkan gelar tahun lalu di Jepang, lima balapan sebelum musim berakhir. Jadi secara pribadi saya tidak pernah mencoret Marc dari perebutan gelar,” kata Bezzecchi, dikutip dari Crash, Jumat (15/5/2026). Musim Masih Panjang Menurut pebalap Aprilia tersebut, musim MotoGP masih panjang sehingga segala kemungkinan tetap bisa terjadi. “Sekarang musim masih sangat panjang, jadi semuanya masih bisa terjadi. Ketika Marc kembali nanti, dia pasti akan sangat lapar untuk menang,” ujarnya. Pendapat serupa juga diungkapkan Jorge Martin. Juara dunia MotoGP 2024 itu mengatakan Marquez sudah beberapa kali membuktikan mampu bangkit dari situasi sulit. “Jika ada seseorang yang bisa bangkit dari titik terendah kembali ke level tertinggi, itu adalah Marc. Jadi kami tidak bisa mengabaikannya. Saya harap dia segera pulih dan kembali balapan,” kata Martin. Pebalap Aprilia Racing, Jorge Martin, berselebrasi saat melewati garis finis di MotoGP Perancis 2026 di Le Mans, barat laut Prancis, pada 10 Mei 2026. (Foto oleh Loic VENANCE / AFP) Masalah Marquez Sebelumnya, Marquez mengungkapkan masalah saraf yang dialaminya membuat performanya turun sekitar setengah detik per lap. Meski begitu, dia masih mampu memecahkan rekor lap Le Mans saat sesi Qualifying 1 sebelum akhirnya mengalami kecelakaan di Sprint Race. Sementara itu, Alex Marquez mengatakan saat ini fokus utama sang kakak bukan soal perebutan gelar juara, melainkan proses pemulihan cedera. “Kita harus lihat dulu kapan dia kembali. Apakah satu balapan, dua, atau lebih. Sekarang terlalu dini membahas peluang juara,” kata Alex. Manajer Ducati, Davide Tardozzi, juga belum bisa memastikan apakah Marc Marquez akan fit untuk tampil pada seri Mugello. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang