PT Jasa Marga (Persero) Tbk melaporkan sebanyak 650.213 kendaraan tercatat meninggalkan wilayah Jabodetabek pada periode H-10 hingga H-7 libur Lebaran 2026. Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk, Rivan A. Purwantono, mengatakan sebanyak 297.893 kendaraan bergerak ke arah timur melalui Gerbang Tol Cikampek Utama dan Kalihurip Utama hingga Sabtu (14/3/2026) malam. “Pada periode H-10 sampai dengan H-7 libur Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, tercatat sebanyak 650.213 kendaraan meninggalkan wilayah Jabodetabek. Angka ini meningkat 7,1 persen dibandingkan lalu lintas normal,” kata Rivan dalam keterangan resmi, Minggu (15/3/2026). Foto udara sejumlah kendaraan antre untuk melintas di Gerbang Tol (GT) Banyumanik, Semarang, Jawa Tengah, Minggu (8/3/2026). Pemerintah resmi menyiapkan diskon tarif tol sebesar 30 persen sebagai salah satu program stimulus ekonomi untuk mendukung kelancaran arus mudik dan balik Lebaran 1447 Hijriah khususnya di sebanyak 29 ruas jalan tol utama yakni Trans Jawa dan Trans Sumatera, potongan tarif tersebut berlaku pada 15-16 Maret 2026 serta 26-27 Maret 2026 bagi semua golongan kendaraan perjalanan jarak jauh dengan sistem pembayaran tol non-tunai. ANTARA FOTO/Makna Zaezar/ nz Rivan menjelaskan, distribusi lalu lintas menunjukkan mayoritas kendaraan bergerak menuju arah timur, yakni ke wilayah Trans Jawa dan Bandung. Secara total, kendaraan yang menuju arah Trans Jawa dan Bandung mencapai 297.893 unit atau meningkat 17 persen dibandingkan kondisi lalu lintas normal. Untuk kendaraan yang menuju arah Trans Jawa melalui Gerbang Tol Cikampek Utama tercatat sebanyak 168.863 unit atau naik 4,7 persen dari lalu lintas normal. Sementara itu, kendaraan yang menuju Bandung melalui Gerbang Tol Kalihurip Utama tercatat sebanyak 129.030 unit, atau lebih rendah 4,7 persen dibandingkan lalu lintas normal. Adapun kendaraan yang bergerak menuju arah barat atau Merak melalui Gerbang Tol Cikupa tercatat sebanyak 210.397 unit. Angka tersebut meningkat 5,3 persen dibandingkan lalu lintas normal. Sementara kendaraan yang menuju arah selatan atau kawasan Puncak melalui Gerbang Tol Ciawi tercatat sebanyak 141.923 unit, atau lebih rendah 7,2 persen dibandingkan lalu lintas normal. Menurut Rivan, peningkatan volume kendaraan ini menunjukkan pergerakan pemudik mulai meningkat menjelang puncak arus mudik Lebaran tahun ini. “Distribusi lalu lintas ini menunjukkan bahwa jalur menuju Trans Jawa masih menjadi rute utama bagi masyarakat yang melakukan perjalanan mudik ke berbagai daerah di Pulau Jawa,” ujar dia. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang