Francesco Bagnaia terlihat kesulitan sejak Marc Marquez menjadi rekan setimnya. Meski demikian, hubungan keduanya sebenarnya tetap baik. Bahkan, Marquez disebut turut memberikan saran. Ketika Ducati memberitahunya bahwa juara dunia delapan kali tersebut akan menjadi rekan setimnya pada tahun 2025, Bagnaia merespons dengan tenang. "Ketika mereka memberitahu saya bahwa dia akan bergabung dengan tim, saya mengatakan itu tidak masalah bagi saya. Saya tidak pernah memiliki masalah dengan rekan tim saya," ujar Bagnaia, dikutip dari Speedweek.com, Senin (9/3/2026). Francesco Bagnaia dan Marc Marquez di MotoGP Italia "Marc adalah orang yang cerdas. Kami memiliki hubungan yang baik sejak awal. Kami sering bertukar ide. Dia bahkan memberi saya beberapa saran," kata Bagnaia. Hubungan Bagnaia dengan Marquez sering kali disangkut pautkan dengan perseteruan antara Valentino Rossi dengan Marquez. Hingga kini, Rossi dan Marquez memang belum secara terang-terangan berdamai. "Sebagai bagian dari (VR46) Academy, Anda secara otomatis menarik perhatian penggemar terbesar Vale, tetapi juga para pembencinya, yang meskipun minoritas namun sangat vokal. Saya membawa beban dari tahun 2015 bersama saya, meskipun itu tidak adil," ujarnya. Valentino Rossi hadir saat Francesco Bagnaia menjadi juara dunia pada MotoGP Valencia 2022 Namun, Rossi sendiri tidak pernah mengintervensi hubungan Bagnaia dengan masalah pribadinya. Dia tetap membiarkan Bagnaia berteman baik dengan Marquez. Musim ini dikabarkan akan menjadi musim Bagnaia terakhir bersama Ducati. Musim depan, Bagnaia diprediksi akan pindah ke Aprilia dan menjadi rekan setim Marco Bezzecchi. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang