PT Isuzu Astra Motor Indonesia (IAMI) terus meningkatkan penggunaan komponen lokal pada kendaraan yang diproduksi di Indonesia. Langkah tersebut sejalan dengan komitmen perusahaan dalam mendukung industri otomotif nasional melalui peningkatan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN). Saat ini, kendaraan yang diproduksi di Isuzu Karawang Plant telah memiliki kandungan lokal yang cukup tinggi. Isuzu Traga menjadi model dengan TKDN terbesar, yakni mencapai 46,45 persen, disusul Isuzu GIGA sebesar 38,07 persen, dan Isuzu ELF sebesar 33,04 persen. Presiden Direktur PT Isuzu Astra Motor Indonesia (IAMI) Masayasu Hideshima mengatakan, peningkatan TKDN menjadi salah satu bentuk kontribusi perusahaan terhadap penguatan industri manufaktur nasional. Menurut Isuzu, peningkatan kandungan lokal tidak hanya berdampak pada industri otomotif, tetapi juga memberikan efek berganda bagi perekonomian nasional. Perusahaan menyebut, tingginya TKDN ikut membuka lapangan pekerjaan bagi 884 karyawan yang bekerja di Isuzu Karawang Plant. Selain itu, keterlibatan vendor lokal juga mendorong proses transfer teknologi sehingga mampu memenuhi standar kualitas global yang diterapkan Isuzu. Isuzu menilai kontribusi tersebut menjadi bagian dari upaya perusahaan dalam mendukung industrialisasi nasional, mulai dari peningkatan penggunaan komponen lokal, kontribusi pajak, hingga mendukung aktivitas berbagai sektor usaha. Isuzu Produksi Lokal Tembus 25 Negara Selain memenuhi kebutuhan pasar domestik, Isuzu Karawang Plant juga menjadi basis produksi kendaraan komersial untuk pasar ekspor. Sejak memulai ekspor pada 2019, kendaraan produksi Karawang telah dikirim ke 25 negara, di antaranya Jepang, Afrika Selatan, Filipina, dan Panama. Saat ini, pabrik tersebut memproduksi berbagai kendaraan komersial Isuzu seperti Isuzu Traga, Isuzu ELF, dan Isuzu GIGA. Selain itu, fasilitas yang sama juga memproduksi UD Quester dan UD Kuzer untuk memenuhi kebutuhan pasar dalam negeri. "Kepercayaan pelanggan, dukungan pemerintah, para pemasok, dealer, serta dedikasi seluruh karyawan menjadi pondasi utama yang memungkinkan kami mencapai pencapaian ini. Kami akan terus meningkatkan kualitas produk, memperkuat daya saing manufaktur nasional, memperbesar kontribusi ekspor, serta menghadirkan kendaraan komersial yang mampu menjadi mitra bisnis terbaik bagi pelanggan di Indonesia maupun pasar global," kata Hideshima, di Karawang, Senin (20/7/2026). Ke depan, Isuzu menyatakan akan terus meningkatkan kualitas produksi di Karawang untuk memenuhi kebutuhan pasar domestik maupun ekspor. Perusahaan juga menyiapkan kendaraan yang sesuai dengan kebutuhan konsumen sekaligus mampu memenuhi regulasi emisi yang semakin ketat melalui penerapan teknologi yang lebih ramah lingkungan. Pencapaian produksi 300.000 unit sekaligus menunjukkan peran Isuzu Karawang Plant sebagai salah satu fasilitas manufaktur kendaraan komersial yang menjadi basis produksi Isuzu dan UD Trucks untuk pasar Indonesia maupun global.