- Mesin diesel modern makin jadi andalan kendaraan niaga karena dianggap lebih hemat bahan bakar sekaligus lebih ramah lingkungan. Salah satu teknologi yang kini umum dipakai adalah common rail, termasuk pada lini kendaraan niaga Isuzu di Indonesia. Teknologi ini bekerja dengan sistem injeksi bahan bakar bertekanan tinggi yang dikontrol secara elektronik agar suplai solar lebih presisi. Efeknya, konsumsi bahan bakar bisa ditekan sekaligus membantu menurunkan emisi gas buang. Business Strategy Division Head PT Isuzu Astra Motor Indonesia, Rian Erlangga mengatakan teknologi common rail sudah digunakan Isuzu sejak sekitar 15 tahun lalu di Indonesia. “Teknologi ini terbukti bisa meningkatkan efisiensi bahan bakar sekaligus menekan emisi gas buang,” ujarnya dalam keterangan resmi, Sabtu (16/5/2026). Menurutnya, sistem common rail memungkinkan waktu dan jumlah penyemprotan bahan bakar diatur lebih akurat dibanding mesin diesel konvensional. Dengan pembakaran yang lebih optimal, konsumsi BBM jadi lebih irit. Selain itu, teknologi tersebut juga diklaim membantu mesin memenuhi standar emisi Euro 4 yang kini berlaku di Indonesia. Isuzu juga membeberkan hasil pengujian internal menggunakan Isuzu ELF NLR.