Rencana impor 105.000 kendaraan niaga senilai Rp 24,66 triliun dari India untuk mendukung operasional Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) menuai kritik dari produsen kendaraan dalam negeri. Begitu juga bagi PT Isuzu Astra Motor Indonesia (IAMI) selaku Agen Pemegang Merek (APM), produsen, dan distributor resmi kendaraan komersial Isuzu di Indonesia. Rian Erlangga, Business Strategy Division Head PT Isuzu Astra Motor Indonesia mengatakan, Isuzu menghormati setiap kebijakan dan keputusan bisnis yang diambil oleh Agrinas dalam mendukung program strategis nasional. Namun pengadaan kendaraan niaga impor hendaknya juga harus mempertimbangkan ekosistem manufaktur lokal. Isuzu Indonesia Perkuat Kesiapan Armada Truk Jelang Libur Natal dan Tahun Baru 2025 "Kami tentu berharap setiap pengadaan kendaraan dapat mempertimbangkan keberadaan dan kapasitas manufaktur lokal yang sudah ada di Indonesia agar dapat dipenuhi oleh industri dalam negeri, maka manfaat ekonomi, penciptaan lapangan kerja, dan penguatan industri nasional juga akan dirasakan di dalam negeri," kata Rian kepada Kompas.com, Senin (23/2/2026). Sebagai informasi, Isuzu di Indonesia memiliki ragam pilihan kendaraan niaga rakitan dalam negeri atau Completely Knocked Down (CKD). Jagoan produk Isuzu di Indonesia adalah Elf, Giga dan Traga. Berdasarkan spesifikasi pabrikan, Isuzu kini Elf kini tersedia tipe empat ban yakni (Isuzu Elf NLR) termasuk pilihan mikrobus, serta tipe enam ban (Isuzu Elf NMR) boks maupun bak besi hingga kelas heavy duty, maupun Isuzu Elf NPS 4x4 baik sebagai truk militer maupun man hauler di pertambangan. Untuk Isuzu Giga, Isuzu menghadirkan pilihan truk enam ban hingga 10 ban. Mulai dari Isuzu dengan berat total kendaraan atau gross vehicle weight (GVW) 10 ton yakni Isuzu Giga FRR (wing box dan refrigerator) hingga Isuzu Giga FVR bak besi, lalu tipe 10 ban Isuzu Giga FVR (GVW 16 ton) dengan pilihan panjang area muat sampai 9,84 meter. Sementara itu Traga merupakan kendaraan niaga ringan andalan Isuzu yang hadir dengan beragam pilihan seperti Traga Pikap, Box Aluminium, dan Blindvan. Isuzu Secara spesifikasi pabrikan, Traga kini menggunakan teknologi mesin Common Rail 4 silinder, 4JA1-CR yang dilengkapi VGT Turbo Intercooler, Exhaust Gas Recirculation (EGR) dan Diesel Oxidation Catalyst (DOC), sehingga mampu menghasilkan emisi gas buang berstandar Euro4. Traga hadir dengan kapasitas 2,500 cc yang mampu menghasilkan tenaga 80 PS dan torsi 19.5 kg.m pada 1,800 – 2,400 rpm, serta mesin injeksi berstandar Common Rail. Hal ini membuat Isuzu Traga diklaim lebih bertenaga namun tetap irit. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang