Meski pasar otomotif penuh tantangan, namun penjualan kendaraan komersial Isuzu di Indonesia masih cukup mengesankan. Bahkan, market share mereka tembus 29 persen tahun lalu!Kendati demikian, Isuzu tak mau berpuas diri. Mereka ingin angkanya membaik tahun ini dengan menghadirkan produk dan program menarik.Video TikTok: https://www.tiktok.com/@detikoto/video/761114... "Tahun 2025 adalah periode yang penuh dinamika, mulai dari kondisi ekonomi yang fluktuatif, pengambilan keputusan pelanggan yang terus berkembang, hingga persaingan di segmen kendaraan niaga yang semakin kompetitif," ujar President Director PT Isuzu Astra Motor Indonesia (IAMI), Masayasu Hideshima, Kamis (26/2)."Namun dengan strategi yang disiplin dan fokus pada kebutuhan pelanggan, Isuzu tidak hanya mampu bertahan tetapi juga menjaga performa bisnis tetap solid. Market share di tahun 2025 yang mencapai 29% menjadi bukti kepercayaan pelanggan terhadap Isuzu," tambahnya.Isuzu Media Gathering 2026. Foto: Septian Farhan Nurhuda / detikcomCapaian pangsa pasar kendaraan niaga sebesar 29 persen menjadi bukti bukti konkret resiliensi Isuzu di tengah persaingan yang semakin sengit dan tantangan sepanjang tahun. Performa yang ditampilkan tahun lalu tak terlepas dari kendaraan-kendaraan yang ditawarkan sesuai kebutuhan konsumen.Isuzu Traga masih menjadi kontributor utama dengan sumbangan 47,5 persen dari total penjualan. Sementara Isuzu Elf menyumbang 23,7 persen dan Isuzu Giga 18,2 persen.Pertumbuhan bisnis PT IAMI di Indonesia juga ditunjukan melalui Isuzu Unit in Operation (UIO) yang terus meningkat setiap tahunnya. Peningkatan Isuzu UIO ini diimbangi dengan kebutuhan akan dukungan purna jual, sekaligus menjadi peluang meningkatkan kualitas pelayanan agar lebih mudah dijangkau pelanggan Isuzu.Strategi layanan purna jual yang berpusat kepada kebutuhan pelanggan ditunjukan melalui penambahan armada Bengkel Isuzu Berjalan (BIB) menjadi 162 unit, kemudian pertumbuhan Bengkel Mitra Isuzu (BMI) menjadi 175 unit, serta dukungan penuh jaringan part shop sebanyak 2.097 titik pada tahun lalu.Selain itu, PT IAMI dengan fasilitas Isuzu Karawang Plant sebagai basis produksi mampu mencetak ekspor lebih dari 8.000 unit kendaraan ke 25 negara di berbagai kawasan, seperti Amerika Latin, Asia Tenggara, hingga Asia Selatan.