PT Isuzu Astra Motor Indonesia (IAMI) mengingatkan pemilik kendaraan diesel untuk lebih disiplin melakukan perawatan berkala seiring penerapan bahan bakar biodiesel B50. Langkah tersebut dinilai penting agar performa kendaraan tetap terjaga dan potensi masalah dapat dideteksi sejak dini. Business Solutions Director PT Isuzu Astra Motor Indonesia Anjar Rosjadi mengatakan, pada dasarnya seluruh kendaraan Isuzu yang dipasarkan di Indonesia telah dirancang untuk menggunakan bahan bakar yang tersedia di dalam negeri, termasuk mengikuti kebijakan pemerintah terkait penggunaan biodiesel. Kendaraan Sudah Disiapkan untuk B50 Anjar mengatakan, Isuzu mendukung kebijakan pemerintah dalam penerapan B50. Menurut dia, kendaraan yang dipasarkan di Indonesia sudah disesuaikan dengan karakteristik bahan bakar yang berlaku di pasar domestik. "Kendaraan kita kan sebenarnya memang dirancang untuk bisa menggunakan bahan bakar yang ada di Indonesia. Pada prinsipnya termasuk dengan kebijakan-kebijakan yang dikeluarkan pemerintah dan kita kan pasti mendukung itu," kata Anjar kepada KOMPAS.com, d Jakarta Pusat, Jumat (10/7/2026). Meski demikian, ia mengingatkan agar konsumen tetap memperhatikan kualitas bahan bakar yang digunakan. Biodiesel B50 Pilih SPBU Resmi Anjar menyarankan pemilik kendaraan hanya mengisi bahan bakar di SPBU resmi atau tempat yang terpercaya. Hal ini penting untuk memastikan kualitas biodiesel yang digunakan sesuai standar. "Customer perlu memastikan bahwa mereka mendapatkan sumber bahan bakar itu dari outlet-outlet yang SPBU resmi lah, SPBU terpercaya," ujarnya. Menurut dia, kualitas bahan bakar menjadi salah satu faktor penting untuk menjaga kinerja sistem bahan bakar dan mesin diesel. Perawatan Berkala Harus Lebih Intensif Selain memilih bahan bakar yang berkualitas, Anjar menilai penggunaan B50 juga perlu diimbangi dengan perawatan berkala yang lebih konsisten. Ia menjelaskan, karena B50 merupakan kebijakan yang relatif baru dan Indonesia menjadi negara pertama yang menerapkannya secara luas, pengguna kendaraan perlu memberikan perhatian lebih terhadap kondisi kendaraannya. Bengkel Isuzu "Terus kemudian yang kedua, ini kan B50 memang satu hal yang baru ya. Worldwide kan baru di Indonesia, artinya bahwa tetap perlu atensi dari customer lah ya, untuk lebih konsisten dan lebih intensif dalam melakukan perawatan berkala dari kendaraannya, dan yang pasti ya sebaiknya juga di bengkel-bengkel resmi Isuzu," kata Anjar. Jika muncul gejala yang tidak biasa, kendaraan sebaiknya segera dibawa ke bengkel agar penyebabnya dapat diperiksa lebih awal. "Sepanjang hal-hal itu diperhatikan dan ya, sama ketika berkendara, ketika ada sesuatu yang dirasakan berbeda kan bisa langsung ke bengkel, biar bisa di-telaah juga kenapa. Sehingga bisa lebih preventif," ujar Anjar.