Kehadiran Honda e:N1 sebagai mobil listrik pertama Honda di Indonesia sempat menarik perhatian saat diperkenalkan di ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) 2025. Lantas, setelah setahun berlalu, bagaimana kabarnya sekarang? PT Honda Prospect Motor (HPM) memastikan, SUV listrik kompak tersebut sudah didatangkan ke Indonesia dalam jumlah terbatas dan sebagian besar unitnya sudah terserap. Model ini memang tidak dipasarkan secara jual putus, melainkan lewat skema sewa. Saat pertama meluncur, Honda menawarkan e:N1 dengan sistem rental sekitar Rp 22 juta per bulan bagi konsumen yang ingin menggunakannya. Skema ini ditujukan sebagai bagian dari tahap awal pengenalan kendaraan listrik Honda di Tanah Air. Sales & Marketing and After Sales Director PT HPM Yusak Billy mengatakan, total unit yang sudah diimpor mencapai 120 unit. Redaksi Kompas.com jajal mobil listrik Honda e:N1 di Karawang, Jawa Barat. Mayoritas digunakan oleh konsumen fleet atau perusahaan. “e:N1 sudah kita impor 120 unit. Sudah hampir habis, hampir sewa dan untuk konsumen fleet. Banyak perusahaan-perusahaan seperti target kami,” ujar Billy, saat ditemui di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat, Rabu (11/2/2026). Menurut dia, perusahaan penyewa datang dari berbagai sektor industri. Pemanfaatannya umumnya untuk operasional dan kebutuhan mobilitas korporasi. Terkait kemungkinan penambahan unit, Billy memastikan belum ada rencana impor tambahan dalam waktu dekat. Artinya, kuota yang ada saat ini menjadi batch terbatas. “Tidak ada rencana (menambah unit). Saat ini unit masih sisa sedikit. Konsumen masih bisa melakukan rental,” kata Billy. Sebagai informasi, mobil listrik ini merupakan konsep dari e:Ny1, dan sebelumnya telah dipasarkan di China dan Eropa pada 2023, kemudian berlanjut di Thailand pada awal 2024. Desain dan Spesifikasi Honda e:N1 Secara tampilan mobil ini memiliki desain yang mirip dengan HR-V konvensional bertenaga bensin. Perbedaan pada bagian fasia depan, di mana e:N1 menggunakan desain gril tertutup. Bagian bumper terlihat lebih pendek, serta penggunaan roda yang besar menjadikannya lebih berisi. Pengisian daya disematkan pada bumper depan. Secara spesifikasi, Honda e:N1 menggunakan baterai lithium-ion berdaya 68,8 kWh dengan daya jelajah 412 kilometer (km). Motor listriknya diklaim mampu menghasilkan tenaga 201 tenaga kuda dan torsi 310 Nm. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang